NILAM (PELACUR IBU KOTA)
“Kamu kira aku enggak cukup mengenali suami aku sendiri Nilam? aku kenal mas Dewa dari lama, cukup paham karakternya termasuk kebiasaannya main perempuan. aku kenal mereka walaupun enggak satupun dari mereka berani mendekati aku. Cuma kamu yang punya keberanian sebesar itu.”
“Pergi! enggak mau denger apapun, pergi kamu pergi!”
“Ah, sekarang mas Dewa udah berubah. Dia enggak lagi suka main perempuan karena sibuk ngawasin Ghiana, dia sayang banget sama Ana. Eng, kira-kira kalau anak kamu masih hidup, mereka bakal akur enggak ya Ghi?” Dewi tersenyum melihat Nilam menangis meraung di kamar perawatannya, perempuan itu sama sekali tidak merasa iba dan justru melenggang menjemput anaknya yang seper
Bab Populer