Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Dewa Beladiri Pengguncang Langit

Dewa Beladiri Pengguncang Langit

Di depan tandu, seorang wanita mengenakan busana pengantin merah dengan riasan tebal menunggang kuda besar, dialah Sun Rou’er. Seperti biasa, ia tampak dungu. Siapa pun yang ia lihat, ia akan tersenyum lebar. Seakan merasakan kedatangan Yi Chen, Sun Rou’er menoleh, lalu meloncat turun dari kuda dan berlari sambil berteriak ke arahnya. “Suami… suami…!” Air liurnya menetes deras. Pemandangan itu membuat para anggota keluarga Yi tertawa terbahak-bahak sampai menepuk-nepuk dada; beberapa bahkan sampai tertawa tercekik.
501 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Langkah Dewi : Warisan Rahasia

Hembusan udara seperti ledakan energi spiritual mengisi ruangan. Dewi memejamkan mata, menekan tombol yang ia pilih. Layar-layar pecah serentak. Ribuan huruf Arab dan data diplomatik berhamburan di udara, berpadu seperti ayat dan algoritma. Dewi terhempas ke belakang. Dalam sekejap sebelum semuanya putih, ia mendengar suara Mediator tertawa pelan: “Selamat datang di Delta-Negara, Dewi. Sekarang, lihat siapa yang benar-benar menulis takdirmu.”
957 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 19 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Wanita Hina Bernama Nania

Wanita Hina Bernama Nania

Dia tahu betul dari mana dia berasal dan juga tingkat derajatnya yang mungkin lebih rendah dari pada seluruh manusia di rumah itu. “Dari pada kita cuma bersedih, lebih baik bantu aku siapkan makanannya, ya?” Nania mengambil sendok bersih dan mengambil sedikit kuah. “Untuk saya?” Bi Hanna bingung saat tangan Nania terarah padanya. “Bibi coba, ya. Bilang saja kalau ada yang kurang.“ Bi Hanna tahu betul kalau Nania adalah wanita yang masakannya selalu enak dimakan. Dia mungkin hanya tahu resep kampung, tapi resep itu tak pernah gagal.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 81 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Roh Dewa Perang

Roh Dewa Perang

Maksud Dewi Senandika adalah makhluk yang mencuri wajah cantiknya. Dewi Senandika kemudian menggeser semua makanan yang ada di meja. Ia akan melakukan pertapaan panjang agar bisa terhubung dengan Nira yang pernah berjaga di neraka dan kini tinggal di bumi, di sebuah tempat di mana banyak air mengelilingi pulau tersebut. Bersambung …
1028.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 715 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Renjana

Renjana

Arrgh, padahal aku penasaran banget gimana rekasi si Yi Kyung asli yang jahat itu. “Jana, cepetan turun makan,” teriak tante Anna dari bawah. “Iiya, Tante,” aku langsung mematikan laptop dan mengubur sejenak rasa penasaranku dari drama korea yang baru setengah kutonton, Bride Of The Century, waktunya makan.
103.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 102 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Dendam Sang Pelakor

Dendam Sang Pelakor

gumam Dara sembari mengucek matanya. "Nggak masalah, Nak! Kalau kamu senggang, balik ke sini lagi ya! Ibu juga sesekali ingin merasakan memiliki seorang anak laki-laki!" ucap Dewi dengan bahagia sembari merapikan jas dan dasi merah milik Nathan. "Ibu kenapa jadi perhatian begitu sama Nathan. Kena pelet kali ya?" gumam Kana sembari menggaruk belakang kepalanya.
103.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 97 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
NILAM (PELACUR IBU KOTA)

NILAM (PELACUR IBU KOTA)

“Kamu kira aku enggak cukup mengenali suami aku sendiri Nilam? aku kenal mas Dewa dari lama, cukup paham karakternya termasuk kebiasaannya main perempuan. aku kenal mereka walaupun enggak satupun dari mereka berani mendekati aku. Cuma kamu yang punya keberanian sebesar itu.” “Pergi! enggak mau denger apapun, pergi kamu pergi!” “Ah, sekarang mas Dewa udah berubah. Dia enggak lagi suka main perempuan karena sibuk ngawasin Ghiana, dia sayang banget sama Ana. Eng, kira-kira kalau anak kamu masih hidup, mereka bakal akur enggak ya Ghi?” Dewi tersenyum melihat Nilam menangis meraung di kamar perawatannya, perempuan itu sama sekali tidak merasa iba dan justru melenggang menjemput anaknya yang seper
9.728.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dewa nana
Tampilkan Ulasan (33)
Baca
+Pustaka
Buah_Kaktus
Nilam, gadia lugu yang sangat menderita...q bayanginnya sedih bgt, ky ntn film Chinese ... dibalik dandannanya yg dekil trnyata Nilam berwajah rupawan jg hingga Pak Tono mw menjadikannya simpanan, jd saingannya Ayu dong..sama2 simpanan...duh lagian Pak Tono dh punya 5istri jg pa kurang Pak?! Asih...
malapalas
BACA novel berjudul :FREL. Banyak kejutan di dalamnya. Selain tentang cinta segitiga yang bikin baper, gemes dibumbui humor dan mengharubirukan, kalian akan disuguhi dg persahabatan, keluarga, luka dan rahasia di masa lalu orangtua yang akan membuat cerita lebih seru dan menjungkirbalikkan perasaan.
Baca Semua Ulasan
Senja itu belum redup

Senja itu belum redup

jawab wanita berkaca mata itu yang tak lain adalah Kirana. Wajahnya yang berminyak dan berkeringat membuat ia terlihat sesekali menaikkan kaca mata yang menuruni hidungnya yang kurang mancung. "Aduh Na, kita kan cuma makan bakso, gak sampai berjam jam. Malam kan bisa di kerjain tuh tugas. Aku bayarin deh!" Kata Dela lagi. "Tapi,,," kata Nana dengan nada yang terlihat kurang menyukai ajakan sahabatnya itu.
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Terpaksa menikah dengan ayah sahabatku

Terpaksa menikah dengan ayah sahabatku

Dewa tersenyum tipisnya melihat bibir Nabila yang mengerucut sebal. Ia kembali menggeser duduknya, merapatkan jarak yang sempat Nabila buat, lalu mencubit pelan hidung wanita itu. "Iya, saya memang egois. Pemaksa juga, iya," aku Dewa tanpa beban, suaranya terdengar renyah di tengah keheningan kamar.
101.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

Dewa Abadi Bangkit Dari Lubang Sampah

"Tiga ratus tahun kita mendaki puncak kultivasi bersama. Aku memberikanmu segalanya, bahkan jiwaku. Kenapa kau menusukku tepat saat aku akan menyentuh ranah Dewa Sejati?" Di hadapannya, seorang wanita cantik berdiri dengan anggun. Su Yan, sang Dewi Cahaya, kini memegang belati perak yang masih memancarkan uap hangat dari darah emas milik Long Tian. Tidak ada penyesalan di matanya. Hanya ada ambisi murni yang berkilat, seolah ribuan tahun kenangan mereka hanyalah debu yang mengganggu penglihatannya.
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 248 kali sebagai dewa nana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
9
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status