Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Antara Dua (Istri)

Di Antara Dua (Istri)

Biasanya, kami tidak pernah bertengkar dengan cara adu mulut dan fisik secara kasar, tapi sekarang itu adalah puncak dari kebencian dan permusuhanku dengannya. Ternyata benar ya, tirai antara cinta dan kebencian itu sangat tipis, maka benar juga kata hadist yang menyeru bahwa hendaklah kita mencintai dan membenci ala kadar saja, agar ketika rasa itu berbalik, maka tidak akan ada rasa malu dan bersalah pada diri sendiri. Lelaki itu masih terus tersedu di dalam ruang kerjanya, hingga hari menjelang pukul 09.00.
1066.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.3K kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Kali ini, Kita Tak Terpisahkan

Kali ini, Kita Tak Terpisahkan

'Rosa, apakah kamu tahu berapa banyak yang telah kukorbankan untuk mencegahmu masuk ajaran Buddha? “Amitabha.” Tiara berkata dengan tenang, “Meskipun ini semua adalah kejadian masa lalu, aku sudah tidak memedulikannya, tetapi apa yang dikatakan itu tampaknya berbeda dari fakta yang kuketahui.” Dia berhenti sejenak, lalu mengangkat matanya dan menatap mata merah Bobby, tersenyum, “Kamu kembali ke kehidupan duniawi... Bukankah demi Luca?”
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 164 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

Sentuhan Panas Ayah Sahabatku

"Kita datang sejauh ini untuk liburan… tapi tetap aja bisa ketemu sama orang yang dikenal." Satria mengangguk ringan. "Bukannya itu emang sering terjadi?" "Iya. Tapi aku seneng." Satria sedikit mengangkat alis. "Seneng gimana maksud kamu?" Andini meletakkan gelasnya di meja. "Seneng karena artinya dunia kita tidak benar-benar terpisah dari kehidupan sehari-hari." Satria memperhatikan wajah Andini beberapa detik. "Kamu yakin nggak keganggu?"
1076.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)

HINAAN IPAR (ADIK SUAMIKU)

Jadi gak berani. "Di antara kita tidak ada yang harus meminta maaf, Mas. Kita berdua benar, tidak ada yang salah. Apalagi kita adalah partner dalam rumah tangga yang mempunyai cita-cita untuk menjadi pasangan yang dirindukan surga," tandasku lagi.
1013.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 462 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
CINTA YANG DI NANTIKAN

CINTA YANG DI NANTIKAN

Liham Grup ini untuk bantuin si Afkar balikin ingatanya. Kalo ada tu anak kan Aneh. Imam Gak papa kalo ingatannya balik lagi? Afif Gue gak tau.tapi kata si Ken itu lebih baik buat dia.Kasian juga sama dia selalu dapet mimpi buruk. Imam Terus sekrang kalian bedua mau kemana yan? Radian Ketempat yang dulu sering Afkar datengin. Ya udah Gue udah mau sampe tempatnya lanjut tar.
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 65 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Nama

Di Antara Dua Nama

"Maaf, Om!" Liana kembali berbincang-bincang dengan ketiga kawannya. "Belum juga take, kita masih bebas mau berekspresi seperti apa, bukan!" sungut Liana pelan. "Sabar saja, namanya juga figuran. Ayo, kita cerita-cerita apa saja mengenai pengalaman masing-masing untuk bisa naik ke atas tangga keartisan!" saran yang lain mencoba mencairkan suasana.
106.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 163 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Alam dan Kita

Alam dan Kita

Pelayan Toko Pagi, itu cuaca cerah dipersimpangan jalan. menyisakan genangan, bekas hujan tadi malam. Nyatanya semua hidup itu berbeda, tetapi kita selalu berdampingan ditempatkan unuk saling menemukan. Biar saja tetap terulang, aku tidak pernah mendengar bahwa. Tuhan berkata kita beda tujuan. Masih ditempat yang sama. Bogor tempat indah, sejuk, dan nyaman seperti bunga yang disimpan didalam taman.
9.73.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 90 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Di Antara Pacarku dan Janda

Di Antara Pacarku dan Janda

"Nggak perlu merepotkan kakak kelasku. Tamparan ini aku bisa kasih sendiri." Aku menarik napas dalam-dalam dan berkata pelan, "Aku nggak pernah menyangkal lima tahun kita bersama." "Dalam hubungan, berhubungan intim itu wajar, sah, dan masuk akal. Aku nggak pernah merasa malu karenanya dan kamu juga nggak perlu merendahkanku dengan kata-kata seperti itu. Kamu hanya membuatku merasa makin jijik."
3.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 118 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Di Antara Dua Dunia

Di Antara Dua Dunia

Seketika mereka terjatuh ke tanah asing—padang datar yang diselimuti bayangan, namun di langitnya, ada matahari dan bulan berdiri berdampingan, diam tak bergerak. “Ini… inti Dunia Antara,” bisik Haneul. “Tempat semua niat yang pernah tak selesai, tertahan.” Dari kejauhan, kabut mulai menyatu, membentuk sosok-sosok kabur. Mereka bukan makhluk. Mereka adalah kemungkinan yang gagal hidup: keputusan yang tak pernah diambil, janji yang tak pernah ditepati, cinta yang tak pernah diucapkan.
1.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Mertua Bengis dan Pilih Kasih

Mertua Bengis dan Pilih Kasih

I'm sory for being so selfish, I'm sory for my mistakes] [I'm fine, we don't have anything to talk more, we have to stop to talk each other, I've got husband, I'm sory] [Please, we have to keep in touch, kita harus ketemu, aku janji gak akan ganggu kamu, aku mau bicara sama kamu, aku yakin pertanyaan kamu akan terjawab dengan pertemuan kita] [Aku sudah gak butuh lagi penjelasan kamu, kita sudah berbeda, kita urus hidup kita masing-masing saja, selesai!]
2.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai di antara kita
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status