Dia Kehilangan Segalanya
“Sebenarnya, setelah Selina melahirkan anaknya, dia langsung menceraikannya. Tapi, dia malu untuk menemuimu, apalagi memberitahumu.”
Aku menggigit bibir.
Tiba-tiba, tenggorokanku terasa sangat kering.
Kenapa penyesalan manusia selalu datang terlambat?
Kubuka surat itu, hanya ada satu kalimat di dalamnya.
[Semoga di kehidupan selanjutnya, aku bisa bertemu denganmu lagi dan memulai semuanya dari awal!]
Aku menghela napas.
Lalu membakar surat itu.