AKU TETAP MENCINTAIMU, SAYANG
“Kamu tahu, nama baik bukan cuma milik keluargamu, tapi punya kita kamu yang hancurin barusan. Kamu juga baru aja hancurin aku, Mas.”
Tama mencoba mendekat, tapi Vika menahan dadanya dengan kedua telapak tangannya.
“Jangan," cegahnya keras.
“Dengar aku dulu, Vik.”
“Enggak. Kamu yang denger aku. Kalau kamu gak bisa milih aku, kenapa dulu kamu ajarin aku percaya tentang kesetiaan cinta?”
Suara musik dari lapangan menggema keras, lagu kelulusan yang harusnya menciptakan kebahagiaan semua orang, mendadak bagi Vika, setiap nadanya terdengar seperti ejekan yang menusuk jantung.
Hot Chapters