Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Don't Be Silly. It's Precious

Don't Be Silly. It's Precious

“Aku rasa kita hanya perlu menggunakan kacamata hitam atau masker atau apapun itu sebagai penyamaran.” “Mall?” “Kau mengajakku berkencan?” “Setidaknya aku ingin menggunakan uang yang kudapatkan dengan taruhan nyawaku,” ucapnya kesal. “Tapi aku rasa mall belum buka,” ucapku yang kemudian melihat jam di ponselku yang menunjukkan pukul setengah 7 pagi. “Sarapan, aku lapar,” ucap Ruby seraya menunjuk perutnya.
105.7K viewsCompletedAdded to Library 204 Times as don't be late
Read
+Library
Plz Don't Be Sad

Plz Don't Be Sad

"Oke, jangan sampai terlambat!" Telepon terputus. Ya, itu adalah telepon pertama dari Lee Sin. Aku meloncat kegirangan. Dia mengajakku bertemu nanti malam. Aku senang sekali.
104.9K viewsOngoingAdded to Library 143 Times as don't be late
Read
+Library
Istri Dadakan Dosen Idaman

Istri Dadakan Dosen Idaman

“Jam delapan pagi. Jangan telat.” Ia berjalan melewati Regita begitu saja. Namun saat sejajar Yudetra berhenti sebentar dan menoleh sedikit. “Dan jangan kabur lagi,” tambahnya pelan. “Capek di jalan, kan?” Regita mengepalkan tangan. “Gue benci banget sama lo,” gumamnya. Yudetra tersenyum tipis. “Saya tahu.”
2.2K viewsOngoingAdded to Library 75 Times as don't be late
Read
+Library
Aku Bukan Tulang Punggung, Mas

Aku Bukan Tulang Punggung, Mas

Dia hidup seolah-olah semua orang menyukainya termasuk aku. Akupun ingin membalas ucapannya namun bel tanda pembelajaran berikutnya berbunyi. “Kamu masuk, gih nanti telat. Kalau bisa telat datang bulan aja, Git jangan telat kerja ya.” Astaghfirullah, di saat seperti ini Mas Bram masih sempat menyakitiku dengan ucapannya. “Aku pamit, Git. Pastikan pulang on time jam empat sampai rumah.”
1.8K viewsOngoingAdded to Library 46 Times as don't be late
Read
+Library
Musim Semi yang Telat Itu Bukan Untukmu

Musim Semi yang Telat Itu Bukan Untukmu

Saat berdiri di kasir, tiba-tiba kusadari bahwa selama tiga tahun menikah, aku bisa menghitung dengan jari berapa kali aku minum. Setiap kali aku mengangkat gelas, Justin selalu berkata, "Jangan minum terlalu banyak. Nggak baik buat kesehatanmu." Lalu dia sendiri akan membawa gelasnya ke balkon sambil menerima telepon dari Sarah. Aku membawa kantong belanja dan melangkah keluar dari supermarket. Angin senja bertiup lembut menyapu wajahku. Saat menunggu lampu merah di tepi jalan, tanpa sengaja aku melihat seseorang berdiri di seberang.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 77 Times as don't be late
Read
+Library
Aku Tak Menginginkan Cinta yang Datang Terlambat

Aku Tak Menginginkan Cinta yang Datang Terlambat

Nada bicaranya menyiratkan sedikit teguran, "Kamu masih ingat pulang juga rupanya. Sudah pergi selama ini, bahkan nggak pernah telepon sekali pun." Tiba-tiba, aku merasa sangat sedih dan ingin meluapkan semuanya. Namun baru saja aku membuka mulut dan mengucapkan satu suku kata, aku sudah dipotong, "Bu, Tante dari Keluarga Chandra undang Ibu minum teh sore. Jangan sampai terlambat lagi." Barney, yang mengenakan setelan jas rapi, berjalan masuk dari pintu dengan nada santai.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 39 Times as don't be late
Read
+Library
Setelah Satu Malam dengan Dosenku

Setelah Satu Malam dengan Dosenku

Ia sedang mencatat pesanan, tersenyum kecil pada pelanggan. Darren membeku. Dunia di sekitarnya terasa menyempit. Alea tidak melihatnya. Ia terlalu sibuk. Terlalu fokus. “ Mr. Darren?” suara kliennya menyapa, membuat Darren tersentak. " sorry, i'm late .” “Iya,” jawab Darren otomatis. “Tidak apa-apa.” Namun fokusnya tidak kembali.
616 viewsOngoingAdded to Library 17 Times as don't be late
Read
+Library
Be With You

Be With You

Giornino menyandarkan punggungnya di sandaran kursi, matanya masih terpejam dan sepertinya ia juga masih terhanyut dengan alunan nada yang manis dan lembut itu. Menunggu adalah salah satu hal yang kurang disukai oleh semua orang. Menunggu adalah hal yang menyebalkan dan Giornino tak menyukai keterlambatan. Kemarin tim Panah Asmara Giornino sudah mengkonfirmasi semua harus sudah berkumpul dan siap berangkat pada pukul sembilan pagi dan sampai saat ini -pukul sepuluh lebih lima menit- Ariska dan timnya belum datang juga. Giornino membuka matanya perlahan, musik yang tadi ia dengar sudah habis.
2.9K viewsOngoingAdded to Library 64 Times as don't be late
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status