TULPA
29. Malapetaka
"Jangan ngelamun lo nanti kesambet!"
Aku mendengus mendengar penuturan Rai. Dengan memutar bola mata jengah, aku mengibaskan tangan kanan. Menyuruh dia untuk segera pergi dari halaman rumahku. Tetapi, hampir lima menit sejak kami sampai di rumahku, dia tidak kunjung menjalankan mobilnya dan malah menceramahiku dengan kalimat yang sama. Yaitu, jangan suka ngelamun! Memangnya siapa juga yang melamun? Aku hanya sedang kepikiran akan Kelabu.
ตอนยอดนิยม