Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Love You Aleea

Love You Aleea

tanya Mas David. "Maksudnya aku nyamperin ke kursi mereka?" tanyaku nemastikan pikiran. "Iya, sepertinya mereka suka lagu berirama cepat. Sesi kedua nanti lagu melayu masuk lagi di akhirnya." "Oke, Mas." "Selain bahasa Inggris dan Mandarin, lagu berbahasa asing apa yang kamu kuasai?" "Latin." "Oke, itu nyanyikan di lagu ketiga sesi kedua nanti. Siapin judulnya biar Gita d******d musiknya dulu."
6.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 188 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
Cinta Dua Sisi

Cinta Dua Sisi

Mas tampan itu mencoba melerai kebingunganku. Gadis di sebelahnya itu sedang hamil rupanya. Lengkap sudah kebahagiaan perempuan muda itu, yang akhirnya kuketahui bernama Dita. "Nggak usah dijawab dulu, Mba. Kita akan berada di Jogja sampai lusa, kok." Dita menepuk pundakku dan mengambil dua potong lemper yang ada di hadapannya. "Mas, jangan lupa bayar," katanya masih semanja biasa.
102.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
Dua Labuhan Cinta

Dua Labuhan Cinta

Perlahan bibir Selena menyenandungkan lagu, sebuah lagu pilu yang membuat Alex tertegun dibuatnya. Selena terus bernyanyi dari nada sedikit tinggi hingga rendah, sebelum kemudian tak terdengar sama sekali suara gadis itu lagi. Alex menoleh ketika sadar jika Selena tidak lagi bernyanyi, hingga melihat jika gadis itu terntaya tertidur. Alex pun menepikan mobil, lantas mengambil jas yang ada di kursi belakang. Dia menyelimuti tubuh Selena dengan jasnya.
105.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 162 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
Istri Dadakan si Dosen Tampan

Istri Dadakan si Dosen Tampan

tanya Bina yang tiba-tiba sudah duduk di sebelahku. “Bisa, tapi suaranya kayak bebek kelaparan. Lagu dangdut tapi, ya. Kita duet aja.” "Siap, Kak.” Bina mulai menyalakan speaker dan memberikanku mic. “Lagu apa, Kak?” “Cikini Gondangdia,” ucapku asal. Lumayan buat dipake menyindir Pak Ezar yang juga sudah duduk di dekat Elizha.
9.991.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.4K kali sebagai dua kursi lirik
Tampilkan Ulasan (20)
Baca
+Pustaka
.*_Sofea_*.
ceritanya bagus banget. tapi sedikit kecewa kernanya gak sempat lahir anak mereka berdua. aku penasaran banget pengen tau anaknya cowok apa cewek. sama anaknya si vina juga. tapi apakan nasib ceritanya udah sampai ke endingnya.
Sofiana Agustina, S.ip
ceritanya bagus, lucu, seru, asyik. suka deh. semoga ceritanya ga dipanjang2in, diputer2, dimasukkan cerita yg tdk perlu dan ditambah2 trus tokoh/karakternya. krn kalo maksa dipanjang2in gak ketemu2 ujungnya dan nambah2 karakter trus, kadang bkin males dan memilih ut berhenti baca ditengah jalan..
Baca Semua Ulasan
Just Friend (Trilogi Just, Seri-1)

Just Friend (Trilogi Just, Seri-1)

Go to sleep now close your eyes Try to think of tomorrow All of us wish you good night So I’am switching of the light One more hug One more smile Kiss you once Kiss you twice I will be here for a while Try to sleep now and close your eyes Suara merdunya sangat memanjakan telinga. Aku tersenyum mendengar bagian lirik kiss you once, kiss you twice di sela kantuk yang mulai mendera. Perlahan mata terasa berat, membuatku melepaskan semua derita yang terasa hari ini. Entah apa yang akan terjadi besok, aku tidak tahu. Semoga saja ada jalan keluar dari permasalahan yang dihadapi sekarang.
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 214 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
KAMPUNG HALIMUN

KAMPUNG HALIMUN

Itu sama saja mereka mengorbankan dirinya sendiri di tengah-tengah para makhluk yang sedang bersembunyi di dalam kabut merah di luaran sana. Tak lama, kursi panjang yang bantalan kursinya berwarna hitam dan warna silver di rangka besinya kini sudah terlepas. Lalu Dian berteriak ke arah Dudung yang masih menendang kursi-kursi lainnya agar bisa mengangkat kursi itu untuk di simpan di atas lemari yang sudah menutupi jalan menuju lorong. “A Dudung kursi ini sudah terlepas, angkat kursinya A, kita tutup disana!” kata Dian dengan nada yang panik.
9.631.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai dua kursi lirik
Tampilkan Ulasan (22)
Baca
+Pustaka
pujangga manik
jangan lupa baca karya terbaru saya ya SEHARUSNYA KAU IKUT MATI ekslusif di Goodnovel baca juga karya saya yang lain WARUNG TENGAH MALAM (tamat) KUTUKAN LELUHUR (tamat) KAMPUNG HALIMUN (tamat) support terus ya, Terima kasih
Joy Julia
Sepertinya mending selesaikan Warung Tengah Malam dulu Thor, sudah terlanjur seru, biar bs fokus satu per satu dulu. Kampung Halimun seru jg, tp blm panas. Bakal geregetan kalau disana masih bersambung, disini bersambung
Baca Semua Ulasan
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

seru Lina sembari berdiri di samping Kalisa. “Memang sudah berapa hari aku di rumah sakit ini?” “Cuma dua hari, Kak. Kalau berhari-hari, kayaknya Kakak nggak bisa diselamatkan, tuh,” canda Lina, kemudian terkikik. “Jadi, Lina nggak sayang sama Kakak sampai-sampai senang lihat Kakak berbaring di sini?” balasku tak mau kalah dengan Lina.
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
LELAKI YANG TERKHIANATI

LELAKI YANG TERKHIANATI

Ada 3 kursi lagi yang masih kosong. Dila hendak duduk di kursi kosong sebelah Dinda, tapi ia urung saat melihat ayahnya memberikan isyarat padanya agar duduk di kursi kosong sebelah Lastri. Dengan perasaan sedikit kesal ia akhirnya duduk di samping wanita yang akan dinikahi ayahnya sambil memasang wajah masam.
9.614.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 335 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
Dosen Duda Kesayanganku

Dosen Duda Kesayanganku

Ia memutar matanya dan sesekali melirik temannya satu per satu, seakan tengah mencari inspirasi. "Gaesss, puisinya nanti tentang apa?" Nara melirik Dita dan Siska. "Disesuaikan aja dengan lagunya, Na. Mungkin tentang rumah atau keluarga, ada pesan cinta keluarga dan rumah sendiri kan dalam lagu itu? Mungkin bisa diartikan sebagai cinta pada kampung halaman, cinta dan bangga pada tanah sendiri."Layla memberikan pendapatnya.
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 69 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
YUAN LING: DUA JIWA YANG TERIKAT

YUAN LING: DUA JIWA YANG TERIKAT

Dia duduk di kursi yang empuk, menatap keluar jendela dengan senyum licik di wajahnya. "Semua ini baru permulaan," pikirnya. "Aku akan memastikan bahwa Pangeran Chuan dan Putri Zhu Lian merasakan penderitaan yang sama seperti yang pernah ku alami." Pangeran Qing Fei, yang masih merasa bingung dan tidak berguna, berjalan mondar-mandir di koridor istana. Dia tidak tahu harus berbuat apa, tetapi dia tahu bahwa dia harus melakukan sesuatu untuk membantu Pangeran Chuan dan Putri Zhu Lian.
101.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 57 kali sebagai dua kursi lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status