Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Di Antara Dua Hati

Di Antara Dua Hati

tutur Farzan seraya menatap lekat wajah cantik wanita yang telah melahirkan kedua buah hatinya. "Ooh, mungkin Mas Malik sedang makan siang di restoran itu bersama rekan kerjanya, Mas," jawab Madina kalem berusaha berprasangka baik pada suaminya di sana. "Eh, iya. Mungkin saja, Dina," ucap Farzan salah tingkah. "Ya, sudah, Dina, Mas pamit pulang dulu, takut kejebak macet di jalan. Assalamu'alaikum ...."
106.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 147 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

ucap Rama padaku yang mengangguk. Mungkin, karena menunggu hujan berhenti, dua wanita yang usianya jauh berbeda itu terus ngobrol. Sementara dua bocah yang duduk di belakang memilih memakan nasi goreng mereka sambil sesekali melirik ke rumah. "Kak Lais kapan pulangnya, sih?" Tanya Mala membuatku meletakkan kripik yang sedang kumakan.
103.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

ISTRI KONTRAK SANG MONSTER

Dua orang lainnya keluar dari bayangan. “SERANGG!” teriak dua pria itu bersamaan. Naura menarik napas pendek. “Cuma dua ya? baiklah. Ayo kita buat ini lebih menarik.” Mereka menyerang bersamaan. Satu dari depan, satu dari kiri. Naura mundur setengah langkah, lalu tubuhnya bergerak cepat. BUGHHH
101.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
Magic Rose : Rose Symbol

Magic Rose : Rose Symbol

"Dua anak? Tapi bukankah ayah bilang hanya aku yang terlahir saat itu? Bagaimana bisa dua?" Roy menggeleng. "Tidak. Kalian berdua. Yang artinya hanya ada dua orang yaitu kau dan ...," ucap Roy terputus tiba-tiba saat Rea tiba-tiba meremas tangan Roy lembut. Roy menatap Rea. Dan dia pun tersadar dengan arah pembicaraannya. "Aku dan siapa kak?"
104.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 91 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
Penyintas

Penyintas

dua wajah asing yang baru kali ini dilihat olehnya. “A… hahaha…” tawanya canggung. “Yak, karena Enam sudah sampai, ayo kita langsung mulai!” seru Satu. “Eh? Mulai apa, senior?” Tiba-tiba terasa sebuah tepukan di pundak kanannya. “Semangat, Enam. Persiapkan mentalmu!” ujar Dua yang lalu berjalan ke arah pintu. “Aku olahraga dulu!”
3.7K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 84 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
My Boss, My Wife (Dari Atasan Jadi Istri)

My Boss, My Wife (Dari Atasan Jadi Istri)

tanya Eza tidak rela. "Ada yang menungguku, Za." Dina menunjuk ke arah depan. Eza perlu menyipitkan mata untuk melihat apa yang ditunjuk Dina. Di tempat yang agak jauh, ada sebuah pintu yang terbuka. Disana berdiri dua orang yang terlihat seperti remaja umur belasan tahun. Mereka sedang melambai ke arahnya, atau mungkin ke arah Dina.
1014.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 568 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
Terpikat Cinta Gadis Panti Asuhan

Terpikat Cinta Gadis Panti Asuhan

Berapa jam kemudian. Di suatu ruang bernuansa putih, dua orang paruh baya terduduk di sofa panjang, yang ada di sudut ruang. Dengan perasaan khawatir dua orang tersebut tampak cemas, menunggu seorang gadis yang kini terbaring lemas di atas pembaringan.
102.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 75 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
SELIR HATI

SELIR HATI

Atau lebih tepatnya, dua orang. Seorang perempuan berbaju biru lembut, rambutnya terurai, langkahnya ringan. Dan seorang laki-laki berdiri di sampingnya, sedikit mencondongkan badan ketika bicara, seolah mereka sudah saling mengenal lama. Dias menghentikan langkah. Jaraknya sekitar dua puluh meter. Tapi Dias mengenali bayang itu dengan sangat jelas.
103.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
WANITA KEDUA

WANITA KEDUA

WANITA KEDUA 49 B Oleh: Kenong Auliya Zhafira Ketika jarak semakin dekat, Ezra dengan cepat menyambut dan menyapa seperti seorang teman yang lama tidak bertemu. "Hai, Yula, Thifa ... senang sekali bisa bertemu di sini," sapa pria yang tidak berhenti merekahkan senyuman.
105.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 130 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
Dua Lelaki dalam Hidupku

Dua Lelaki dalam Hidupku

Fatma pun ikut mendekat sembari menyembunyikan senyum kecil di wajahnya. “Ma. Kata Kakek ini dia Kakekku. Padahal Kakekku ‘kan Kakek Bimo. Kenapa ada satu Kakek lagi? Memangnya aku punya dua Kakek?” turun dari sofa, Mentari langsung menyerbu Hera, menarik tangan Hera agar duduk di sofa bersamanya. Hera mengangguk, menyelipkan rambut Mentari di balik telinga.
109.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai dua orang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status