Cinta Satu Malam dengan Berondong
tanya Badai dengan iseng.
“Nggak,” jawab Padma dengan tegas. “Dua setengah bulan lagi, B. Bersabarlah sedikit atau kalau nggak, kebanggaanmu akan kukebiri besok.”
“Duh, kamu kejam banget, Hon.” Lelaki itu langsung merapatkan kakinya. “Gini-gini juga dia bisa bikin kamu senang.”
Padma mendengus pelan. Kemudian ia duduk agak menyamping hingga bisa menatap Badai. “Oke, aku tahu kita harus bermain apa supaya kopimu nggak cepat habis.”