Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Suddenly Become a Bride

Suddenly Become a Bride

Area bermain yang di lengkapi sarana berupa ayunan, perosotan berbagai warna serta kolam pasir terlihat paling digemari. Wisnu berlutut, memegang pundak putra kecilnya, “Kamu harus mencari teman baru, Wira. Tidak hanya Rakin yang bisa bermain denganmu. Lihatlah mereka, bisa kotor-kotoran dengan temannya. Ini kesempatanmu karena bulan depan kamu harus memulai pendidikan lagi.”
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 255 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
BODYGUARD KESAYANGAN

BODYGUARD KESAYANGAN

“Buatnya kapan? Bukannya lebih cepat lebih baik. Saingan kita sama Mama nantik. Nggak mungkin nggak punya anak lagi itu dua buciners yang lagi jalan-jalan.” “Sekarang sajalah daripada ditunda lagi. Besok masih ada masalah yang harus diselesaikan juga.” Saka tersenyum penuh kemenangan. Aya seneng bukan main. Saka tidak melepaskan pelukan istrinya. Kini wajah dua orang itu sangat dekat tanpa jarak sedikitpun. Malam menuju pagi udaranya sangat dingin di Gunung Kalastra. Sepasang buciners yang lagi dimabuk cinta itu berada dalam satu selimut yang sama. Rencana memiliki 22 anak harus segera terwujud. 22 anak tentu membutuhkan tempat tinggal yang luas. Bisa saja di Gunung Kalastra, tapi takutnya s
106.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
Sistem Penjahat Terkuat

Sistem Penjahat Terkuat

Tempat ini terletak jauh di dalam Sepuluh Ribu Gunung; berkeliling tanpa peta bisa membuat orang tersesat ke zona terlarang. Inilah juga alasan mengapa keluar dari Tanah Suci memerlukan tanda pengenal. Tujuannya bukan mengekang para Murid, melainkan melindungi mereka. "Kota terdekat dari sini adalah... Kota Xiangzhou?" Jika ingin cepat kuat, tentu ia harus mengikuti rutinitas lama Putra Takdir, ke mana pun ada bahaya, ke sanalah ia harus pergi!
1.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 43 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

Sistem Pahlawan Rakyat Jelata

“Peta harta karun! Tunjukkan aku dungeon terdekat yang sekiranya terdapat item arwah peri hutan.” Sistem mengatakan jika dungeon terdekat, ada di Gunung Kenteng Songo yang berada beberapa kilometer di sebelah selatan. Kesempatan untuk mendapatkan item ada di kisaran 40% dan itu cukup besar. “Besok pagi ada kuliah?” Rein menggeleng, ia menjelaskan jika besok seharian kosong. Tidak ada mata kuliah. “Baiklah kalau begitu kita berangkat, sekarang juga. Dini hari nanti kita mulai berburu.”
998 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 39 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
Pembalasan Dendam Putri yang Tak Dianggap

Pembalasan Dendam Putri yang Tak Dianggap

"Beruna, desa perbatasan yang paling dekat dengan perkemahan pasukan Grand Duke." "Ka-kalau begitu, bukankah pemberontakannya masih berlanjut? Apakah kehidupan di Beruna tidak terganggu? Bagaimana kalau terjadi sesuatu terhadap kita saat berada di sini?" tanyanya luar biasa cemas.
1.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 37 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
Acara di Rumah Ibumu (Pura-pura Tak Tahu)

Acara di Rumah Ibumu (Pura-pura Tak Tahu)

"Biar sembuhin kesurupanmu itu, itu pasti ada yang jahat deh, bisa jadi saingan usahamu." "Iya, Mbak, aku juga sering dengar itu," timpa Tuti. Ya ampun, dukun? Aku saja tak pernah ke dukun. Ini adik ipar malah menganjurkan hal sesat. Nih pelakor juga ikutan ngomong. "Di mana, Mbak?" tanyaku basa-basi. "Lokasinya sepi, sama mobil nggak bisa lewat, trus jalanya masih bertanah. Kalau mau kuantar abis makan ini gimana?"
10316.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 10.8K kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
Menantu sang Jendral Besar

Menantu sang Jendral Besar

Perlahan Darko memelankan laju sepeda motornya dan berhenti tepat di depan kerumunan warga yang sedang nongkrong di teras salah satu rumah. “Permisi ibu, letak air terjunnya ada di sebelah mana?” “Ooo… kakak ini mau pergi ke air terjun? Kalau mau ke air terjun masih jauh lokasinya. Kalau kakak mau kesana ikuti jalan kecil itu, nanti akan sampai ke air terjun.” “Terimakasih bu, mari bu, mari pak, saya pergi dulu.” Setelah menyapa dan mengucapkan terimakasih, Darko segera meninggalkan warga yang sedang berbincang di salah satu rumah warga.
9.6171.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai dukun beranak terdekat
Tampilkan Ulasan (26)
Baca
+Pustaka
MN Rohmadi
Terimakasih atas support dan dukungan para pembaca setia Menantu sang Jendral Besar, yang telah mengikuti perjalanan Darko sampai tamat di season ini. Tunggu cerita petualangan Darko di season 2 Menantu sang Jendral Besar 2 terimakasih.
Yeni Inka
Ini baru cerita tentang Jendral besar dan panglima perang yang lain daripada yang lain. Ceritanya sangat real dan epik, Darko meski kuat tapi ada masa lengahnya tapi tidak lama malah membuat ceritanya semakin asik dibaca.
Baca Semua Ulasan
SUKSESKU BERAWAL DARI SAKIT HATI

SUKSESKU BERAWAL DARI SAKIT HATI

* Rumah Mbah dukun jauh dari pemukiman warga. Di seberang rumahku, ada hamparan sawah berpetak-petak yang sangat luas, yang dibatasi pagar bambu. Di antara sawah-sawah itu, ada sebuah jalan setapak yang jika dilewati hingga ke ujung, akan sampai di sebuah jalan kereta (rel) yang sudah tidak dipakai. Untuk sampai di rumah Mbah Dukun, harus melangkahi rel itu kemudian berjalan lagi beberapa ratus meter, menelusuri semak belukar.
7.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 240 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
Cinta dalam Balutan Doa

Cinta dalam Balutan Doa

Aku memang dekat dengan sepupu-sepupuku. "Kak, antar aku ikut reuni yuk!" Pinta widya. "Emangnya reuni di mana?" tanyaku. "Di kampung sebelah, Kak." "Banyak cewek cantik, gak?" godaku. "Ya jelas banyak dong, teman-temanku cantik-cantik lho, Kak. Emang mau aku kenalin?" tantang Widya padaku. "Bener nih, banyak yang cantik," godaku sambil menaik turunkan alisku.
9.317.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 480 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA

SYAIR SINGGASANA 2 : DARAH PARA RAJA

Dua nama yang disebut oleh Anureksa itu lantas menoleh ke arah Anureksa, ada diam yang sempat terjadi di antara mereka sebelum kemudian mereka saling memeluk melepaskan kerinduan antar sesama saudara di antara ketiganya. Sementara itu para penghuni gua yang lain termasuk Cadudasa dan rombongannya terlihat bingung dengan pertemuan tiga orang dewasa itu, sebelum akhirnya Anureksa yang tampaknya telah puas dengan sensasi pertemuan itu menoleh ke arah Cadudasa dan rombongannya “Mereka Kampalu dan Danur, dua sahabat yang saya ceritakan.” Ia lalu menunjuk para rombongan yang bersama Kampalu dan Danur, “dan ini adalah warga yang selamat dari pembantaian di Desa Jalupang.”
102.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai dukun beranak terdekat
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status