Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Lily of the Valley

Lily of the Valley

Sebuah tangan yang kasar menggenggam wajahnya, memaksanya untuk mendongak. "Oh... kau benar. Dia cacat. pantas saja, ketika Yang Mulia Kaisar tahu masih ada Lily of the Valley yang tersisa dia tidak begitu peduli. Dengan si bodoh Daniel yang bersedia mengorbankan dirinya sendiri, dan Lily of the Valley yang tersisa adalah seorang bunga yang cacat, tidak akan ada gangguan." di hadapannya. Seorang wanita yang menggunakan pakaian serba hitam dan memiliki mata semerah darah memberinya tatapan yang rendah. Wajah itu sangat asing, tetapi auranya begitu familiar. Aura yang sama dengan si pria tua, beserta orang yang mengejarnya di Beast Planet.
106.1K viewsCompletedAdded to Library 236 Times as emma veil
Read
+Library
Alice

Alice

begitu juga Angle Wing yang sedang asik makan dengan diiringi gelak tawa. Angle wing keluar dari area kantin namun , seseorang dari anggota Geng Diamond tidak sengaja menumpahkan Jus ke baju Alice. Alice melepaskan Earpone nya dan menatap tajam orang tersebut yang tak lain Vino manusia misterius. "Lo punya mata gak sih? Dimana lo taruh tuh mata!" tanya Alice dengan nada sedikit ngegas. Vino tidak menjawab, ia hendak pergi namun Gatha lebih dulu mencegatnya . "Mau kemana lo? Udah minta maaf belum?" tanya Gatha.
106.1K viewsOn holdAdded to Library 193 Times as emma veil
Read
+Library
Ei-Bree My Betelgeuse

Ei-Bree My Betelgeuse

"Kuku siapa yang ingin kau beri nail gel?" Kemeja herringbone hijau Victor berpotongan besar sehingga tampak longgar di tubuhnya. Fungsinya untuk menutupi keseluruhan tubuh kekarnya. Ruang di antara kain kemeja yang lemas dan lengan atasnya membuat kain itu kelihatan seperti digantung dengan hanger saat Victor mengangkat tangan untuk menyugar rambut ikalnya yang beriak di atas dahi. "Timmy, kenapa kalau aku memakai nail gel? Masalahmu apa?" Kalau Bree pintar mengecoh orang lewat tubuhnya, Victor pintar mengecoh orang lewat nada suaranya yang begitu lembut dan penuh perhatian. Tidak tahu saja kalau dia sedang bersarkasme.
104.5K viewsCompletedAdded to Library 144 Times as emma veil
Read
+Library
Terjerat Godaan Sahabatku

Terjerat Godaan Sahabatku

Ada yang tersenyum tulus, ada pula yang hanya berbisik penuh tanda tanya. Lalu, pintu besar itu terbuka. Cahaya matahari yang menembus kaca berwarna-warni gereja jatuh tepat di sana, menyoroti langkah anggun Eva yang berjalan masuk didampingi Tuan Adam. Gaun putihnya berkilau lembut, veil tipis menutupi sebagian wajahnya, dan buket bunga segar tergenggam erat di tangannya.
101.2K viewsOngoingAdded to Library 30 Times as emma veil
Read
+Library
Istri Dadakan Sang Presdir

Istri Dadakan Sang Presdir

Dari kejauhan, ia terlihat tak berdaya—tapi di balik mata tertutupnya, pikirannya bekerja tajam. Suara langkah berirama terdengar mendekat. Tumit sepatu beradu dengan lantai marmer, mengisi ruangan dengan dentingan lembut namun mengancam. Eva muncul dari balik pintu, mengenakan gaun tipis berwarna merah delima yang memantulkan cahaya lampu seperti bara api. Rambut panjangnya terurai, matanya penuh keinginan dan kemenangan.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 130 Times as emma veil
Read
+Library
ELLIA

ELLIA

Melihat semua kaca, dan semua benda di ruangan itu sudah bersih dari debu, Ellia mengusap keringat di keningnya seraya menghela nafas panjang. Tiba-tiba Ellia dikejutkan lagi dengan suara seseorang memanggil nama dirinya dari arah belakangnya. Dengan jantung berdebar Ellia menoleh ke asal suara. Ternyata Mrs. Vaeolin berdiri memandang dirinya dengan mukanya yang khas, tanpa senyum, galak seperti singa. “Ellia siapa yang mengijinkanmu masuk ke ruangan ini!”
4.3K viewsOngoingAdded to Library 161 Times as emma veil
Read
+Library
Ethereal

Ethereal

Klik Kemudian ruangan kembali terang dengan lampu yang menyala, Cheline menutup pintu di belakangnya dan berjalan ke arah Tirtan dengan pergerakan sesensual mungkin. Dengan dress merah ketat dan belahan dada rendah yang melekat di tubuhnya membuat setiap pergerakannya terlihat semakin sexy. Cheline, adalah seorang penyanyi dan aktris kelas teri di ibu kota, memiliki paras yang menawan dengan bibir merah tebal, tahi lalat di ujung matanya, matanya yang tajam dan tubuhnya yang membuat setiap pria berlinang saliva.
103.1K viewsOn holdAdded to Library 76 Times as emma veil
Read
+Library
Sang Penguasa Elemental

Sang Penguasa Elemental

Armor magma hidup berpadu dengan jalur listrik plasma, menciptakan sosok perempuan berkilau merah-ungu dengan dua sayap kristal dan mata menyala seperti batu bintang. Di hadapan mereka berdiri Vel Seraph, entitas kegelapan yang kini mengendalikan tubuh Evelyn. Aura dimensi terbelah dan pusaran kehampaan melingkari tubuh sang ratu dalam mode penuh kehancuran.
102.8K viewsCompletedAdded to Library 98 Times as emma veil
Read
+Library
EMERALD

EMERALD

Tolong Alin. Alin takut dengan hujan, Alin takut dengan suara geludug yang sangat kencang ini, Alin takut kilatan petir yang jelas terlihat di mata itu. Alin takut kalau hujan akan kembali membawa Alin lagi. Alin takut hujan kali ini akan jahat pada Alin. Alin menangis histeris, ia sangat trauma dengan hujan, ia tidak sanggup. Ada kejadian yang ia takut, ia tidak bisa melupakan kejadian itu. Hal itu sangat melekat di ingatannya
2.1K viewsOngoingAdded to Library 76 Times as emma veil
Read
+Library
Liara

Liara

Hagan melanjutkan membaca kalimat-kalimat yang berisi poin-poin dirinya yang Liara tulis di kertas itu. "Rambutnya hitam, berpotongan pendek. Kulit putih, mirip vampir. Kau pernah lihat vampir?" Liara mengangguk. "Edward. Di film." "Iris matanya hitam, gelap. Gigi taringnya bagus." Hagan tertawa di poin terakhir. Baru kali ini ia tahu ada orang yang memuji gigi taring orang lain. "Ada tahi kecil di tengkuk dan dekat rusuk. Paling benci jika kakinya disentuh saat tidur."
9.535.2K viewsCompletedAdded to Library 984 Times as emma veil
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status