Merajut Asa
"Maafkan aku."
Edda dan Thomas kembali bertukar pandang. Joseph terlihat cukup membuka diri, sedikit berbeda dengan sikap yang biasa ditampilkannya sehari-hari.
"Menjawab pertanyaanmu tadi, itu disebabkan kita sering dinilai berdasarkan emosi yang dirasakan. Misal, saat seseorang bersedih karena kehilangan sesuatu, dia dianggap tidak bersyukur dengan hal lain yang dimiliki. Ketika seseorang marah atau kecewa karena harapannya tidak terpenuhi, dia dinilai tidak bisa mengendalikan diri. Ini terjadi sejak kecil, sehingga seseorang menjadi tidak punya ruang untuk menerima emosi negatif," jelas Thomas.