Tertangkap Stalker Manis
"Lu ga tau rasanya dikurung di rubanah! Gelap, sendiri, sepi! Bahkan sekalipun gue berobat ke Amerika, gue masih tetep trauma setiap kali balik ke sini, ngerti ga lu!"
Melihat setetes air mata di pipi Eliyah, membuat Anya sedikit merasa bersalah. Namun, rasa ingin tah semakin menguat dalam dirinya. "Rubanah? Dikurung? Maksud kamu apa?"
Eliyah kembali mendorong Anya hingga terjerembab, lalu menyeberang jalanan yang cukup ramai.
"Tunggu, jelasin dulu apa maksud kamu!" Anya kembali beranjak, mengejar Eliyah tanpa memperdulikan sekitar.
Hot Chapters