Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Panglima Kalamantra

Panglima Kalamantra

Telapak tangan gadis itu terbuka untuk merasakan embun dingin yang menyegarkan. “Embun? Perasaan apa ini? Aku tak bisa mengingat apa- apa, tapi embun ini seakan mengungkapkan sesuatu yang lain padaku. Dekat dan mistis.” Di luar, kabut cukup tebal. Dia tak bisa melihat itu semua. Dia bahkan tak membayangkan sejauh dan sepanjang apa pasukan gabungan dari utara itu berjalan dalam iring- iringan. Tangannya terulur kembali ke luar jendela. Setetes embun jatuh ke telapaknya dari dahan- dahan pohon yang mereka lewati.
105.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 150 kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Dua Sisi

Dua Sisi

Suhu tubuh Embun sedang tinggi-tingginya. Revan melihat sudut-sudut mata Embun tampak berair dan istri kecilnya ini tengah berusaha menyamarkan tangisnya dengan cara mengerjap-ngerjapkan matanya berulang kali. Dadanya juga terlihat berombak-ombak. Istrinya terlihat berusaha untuk menahan sedu sedannya. Tangis yang ditahan-tahan seperti ini lah sesungguhnya yang paling menyakiti hatinya. Tangis akibat kesedihan murni tanpa berniat menarik simpati.
1030.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 899 kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Perjalanan Waktu Sang Raja Properti

Perjalanan Waktu Sang Raja Properti

Angin sore berembus lembut, membawa aroma teh melati yang baru saja dituangkan ke dalam cangkir porselen. Bimo menyesap tehnya dengan perlahan, menikmati rasa hangat yang menyentuh lidahnya sebelum akhirnya membuka pembicaraan. “Aku sedang mencari tanah yang cukup luas,” ujarnya santai, seolah-olah itu bukan urusan besar.
102.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 50 kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

Cinta Yang Tak Pernah Dipilih

119 — Lelaki dari Masa yang Terkubur Hujan sudah reda, tetapi embun masih menggantung di udara, menebarkan aroma tanah basah yang getir. Di bawah jembatan itu, sungai terus mengalir pelan, seolah membawa rahasia yang tak ingin terungkap. Airin berdiri mematung, menatap air yang baru saja menampakkan wajah yang begitu dikenalnya—bayangan Arlan.
1.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 73 kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Sang Maharaja yang Terlupa

Sang Maharaja yang Terlupa

Musim penghujan telah berlalu, meninggalkan jejak berupa hamparan hijau yang membentang dari dasar lembah hingga ke punggung tebing kapur. Di lereng selatan, tanah yang dahulu hangus oleh napas api kini telah ditutupi oleh permadani rumput liar dan tunas-tunas bambu yang kokoh. Di tengah ladang tersebut, Benih Beringin Kembar yang ditanam oleh Ki Sepuh pada malam Purnama Akar kini telah memecahkan kulitnya, menumbuhkan sepasang tunas merah keunguan yang setinggi lutut orang dewasa. Setiap pagi, sang mantan maharaja yang kini berjubah kain goni itu selalu berlutut di samping tunas tersebut, mencabut gulma dengan jari-jarinya yang penuh kapalan, dan membasuhnya dengan air embun yang ia kumpulk
10680 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17 kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Iblis Surgawi Turun Gunung Menjadi Ayah Setelah 6000 Tahun

Iblis Surgawi Turun Gunung Menjadi Ayah Setelah 6000 Tahun

Aroma lembut teh itu menyebar di mulutnya, meninggalkan sensasi kesegaran dan aftertaste yang begitu menyenangkan. Menikmati rasa itu, pandangannya menerawang sebelum tiba-tiba teringat sesuatu. "Aku melihat beberapa ember besar di ruang atas," ujarnya. "Apakah air untuk teh ini berasal dari sana?" "Benar. Itu air dari mata air yang kutemukan dari kedalaman Gunung Brookwood," jelas Ryan. "Air tersebut sudah kucampur dengan beberapa tanaman obat dan mengandung sedikit energi spiritual. Cocok sekali untuk menyeduh teh."
9.7437.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 17.5K kali sebagai es teh berembun
Tampilkan Ulasan (40)
Baca
+Pustaka
RibyNabe
Big applause to Author! ......... Setelah sekian lama merasa hampa sama dunia perwebnovelan, menemukan lagi cerita yang bikin jatuh cinta sama tulisan cantiknya! Aku rasa alur ceritanya pasti ga kalah bagus, walaupun baru baca 5 chp awal? ... Semangat, Author! Sekali lagi shout out to Author!
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa. Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga dan memiliki bakat yang besar, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya s
Baca Semua Ulasan
Bangkitnya Sang Ahli Pedang

Bangkitnya Sang Ahli Pedang

“Tulangku!” Teriakan itu nyaring sekali, aku minum teh bunga liar ujung karang dari Theo yang kubeli dengan tujuh keping emas untuk menghargai kerja kerasnya. “Panas!” Aku mendengar lagi suara teriakan itu, diikuti dengan langkah kaki yang ramai dan cepat. Lalu suara auman milik Sunny terdengar. “Teh ini memang enak. Untungnya aku mengirim teh ini juga ke Sanktessy.” Aku twrsenyum saat menemukan harta berharga seperti ini.
9.883.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.7K kali sebagai es teh berembun
Tampilkan Ulasan (42)
Baca
+Pustaka
Rmdni
kak izin promosi yah. ayo baca ceritaku kisahnya seru karena menceritakan Fantasi lokal, yang bakal memuat cerita lokal terus dipadukan dengan hal fantasi. judulnya: Legenda: Nusantara jangan lupa voted ya kak ......
Viens Aisling
Halo saya Viens, saya usahakan dua hari update sehari libur. kalau tidak ada kendala mungkin bisa update setiap hari. terima kasih karena telah membaca perjalanan Akion sampai sejauh ini. terima kasih banyak atas masukannya
Baca Semua Ulasan
Hati yang Tak Bergeming

Hati yang Tak Bergeming

Javas Balakosa telah naik takhta. Dia memahkotai Garwita Ranjana sebagai permaisuri. Sedangkan Gantari Ranjana, istri sah yang menemaninya berdarah-darah dan bertarung dari status pangeran hingga menduduki takhta, hanya mendapatkan gelar selir agung. Hari saat titah kerajaan diturunkan, Istana Ayodya hening mencekam. Para pelayan menundukkan kepala dan menahan napas. Mereka takut Gantari akan menangis, mengamuk, melempar barang-barang, atau histeris seperti para selir yang kehilangan kasih sayang kaisar. Namun, Gantari justru menerima titah itu dengan tenang. "Saya mengucapkan terima kasih atas kemurahan hati Yang Mulia." Suaranya datar, tanpa ada ekspresi di wajahnya. Bahkan di mata almon
745 DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 15 kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Janda Kembang

Janda Kembang

*** To be continue, Hayooo tebak siapa yang panggil-panggil Thalisa? Buat yang merasa senang karena ada adegan jambak-jambakan, mari kita joget bersama 😂 Tunggu up selanjutnya ya, jangan kemana-mana. Pantengin terus Janda Kembang di Goodnovel, ya! 💃❤
9.88.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 336 kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Terbawa Hasrat

Terbawa Hasrat

teriak Xena semakin keras. Morgan terdiam di kala melihat amarah Xena tak terkendali. “Kau cemburu melihatku berpelukan dengan wanita lain, Xena?” Morgan melangkah mendekat pada Xena. Seketika tangis Xena sedikit mengecil mendengar pertanyaan Morgan. Napas yang memburu pun mulai sedikit teratur. “Aku sama sekali tidak cemburu, Berengsek! Aku marah karena kau menipuku! Ucapan manismu hanyalah omong kosong!”
9.9242.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 6.3K kali sebagai es teh berembun
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
45678
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status