Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

Dibasuh Empat Nyonya Cantik dan Menggoda

"... Saat aku mencari cangkir dalam keadaan gelap, tanganku tidak sengaja menyenggol kaleng teh itu. Bubuk teh keringnya tumpah mengenai dada dan kerah kemejaku." ​Baskara memegang kedua bahu Sekar dengan kuat. "Jika kau tidak percaya karena cemburu butamu itu, cium saja baik-baik kemejaku ini! … Ini murni bau bubuk teh kering yang tumpah, bukan bau seduhan teh, bukan bau parfum Nyonya Lastri, dan jelas bukan bau keringat perempuan!"
1046.8K viewsOngoingAdded to Library 1.4K Times as es teh berembun
Read
+Library
Bara Dendam Membara

Bara Dendam Membara

“Gu Qiang, aku sudah pulang.” Pagi datang tanpa kehangatan. Kabut tipis menyelimuti taman belakang kediaman keluarga Gu, menggantung rendah di antara pepohonan hias yang dipangkas rapi. Embun masih menempel di dedaunan.
589 viewsOn holdAdded to Library 21 Times as es teh berembun
Read
+Library
Lembah Awan Berkabut

Lembah Awan Berkabut

“Dengarkan. Aku tidak mencari penjahat. Aku mencari kebenaran. Jangan ada yang bergerak, jangan ada yang berbicara.” Ia berjongkok di dekat petak rumput yang hilang. Rumput Embun Giok sangat langka dan sering di gunakan untuk penyembuhan. Tidak ada kultivator yang akan mengambilnya dengan mencabut seperti ini, meninggalkan jejak yang begitu ceroboh. Seorang yang terampil akan memotongnya dengan hati-hati. pengambilan rumput ini terasa agak panik.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 32 Times as es teh berembun
Read
+Library
Tebusan Sang Don Kejam

Tebusan Sang Don Kejam

gumamnya pelan sembari menutup wajahnya dengan kedua telapak tangannya, punggungnya bergetar hebat karena tangisannya. Gwensa mengusap lembut pundak sahabatnya. “Kae, tenanglah, kita akan mencari solusinya bersama. Kau bisa menggunakan tabunganku, meskipun tidak banyak, tetapi lumayan untuk menambah kekurangannya.” Kaera menggelengkan kepalanya. Gwensa sama seperti dirinya, hidup masih serba kekurangan, tentu saja dia tidak ingin membebani sahabatnya.
189 viewsOngoingAdded to Library 6 Times as es teh berembun
Read
+Library
Kembalinya sang Dewa Perang

Kembalinya sang Dewa Perang

Di atasnya, sebuah teko tembaga sederhana. Saat Lasso mengangkat dan memiringkannya, uap harum yang berkilauan mengalir keluar, lalu mengembun di udara menjadi cairan teh sebening kristal di dalam cangkirnya. Itu adalah pusaka keluarga, Teko Embun Surgawi, sebuah harta karun untuk kultivasi. Ia menyesapnya, merasakan ketenangan yang menipu. Di luar, Nathan menarik napas dalam-dalam. "Keluarga Wilford," gumamnya. "Aku datang untuk menagih hutang."
9.6772.7K viewsOngoingAdded to Library 21.6K Times as es teh berembun
Show Reviews (85)
Read
+Library
Adelia
Ijin promosi novel judul: Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasihku. Sialnya, pria yang kutemui di bar dan hampir tidur denganku semalam adalah Arkana Wijaya, eksekutor perusahaan yang dikirim untuk memecat seluruh departemenku
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Ini adalah kisah petualangan Lin Chen hingga menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan para Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

Kubalas Kekejaman Mertua Dan Suami

“Maaf ya lama.“ “Enggak papa, kok. Masih sabar.“ “Baguslah. Di minum tehnya!“ suruhnya dengan meletakkan secangkir teh ke hadapanku. Aku meraihnya dan langsung menyesap perlahan hingga tandas. Ada satu yang membuatku penasaran. Rasa teh ini kok aneh, enggak seperti biasanya. “Teh apa ini?“ “Teh Tanjung. Enak kan?“ “Ehm iya sih, tapi rasanya aneh.“ “Itu perasaan kamu saja kali, saya langganan beli merk ini.“ “Owh, ya. Mbak tak kasih tahu ya. Bayu itu sering mengeluh loh. Katanya Mbak nggak pernah memuaskan di ranjang gitu.“ “Terus jajan di kamu?“
1062.7K viewsCompletedAdded to Library 2.5K Times as es teh berembun
Read
+Library
Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

Embun/Desire - Mencintaimu Tanpa Syarat

tegur Andrean dan netra mereka saling bertatapan. "Nggak ada apa-apa. Mas, tampak segar dan wangi!" jawab Embun sambil tersenyum dan berdiri. "Sini. Mas bagi wanginya sama kamu!" * * *
10476.2K viewsCompletedAdded to Library 11.9K Times as es teh berembun
Show Reviews (66)
Read
+Library
yenyen
bagus tapi karena chapternya banyak dan karakternya juga banyak, mending bacanya harus marathon, skip seminggu lupa lagi ini siapa ya aditya? siapa ya mirinda? hehehe.. but overall bagus dan memperkenalkan syariat islamnya mantap, dan menjelaskan bukan agamanya yang salah tapi individunya yng bermas
Klan Qing
Izin promosi ya, Thor. Judulnya: Murid 3 Dewa Novel ini menceritakan Petualangan Lin Chen menjadi Penguasa Semesta. Selain Reinkarnasi Jenderal Perang dari Alam 9 Surga, dia juga memiliki Tubuh Kaisar Langit yang Legendaris. Bahkan 3 Dewa Kuno juga mengangkatnya sebagai Murid mereka.
Read All Reviews
Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Dijaga Gadis-Gadis Berdasi, Dikejar Para Janda Berdaster

Katanya, teh itu menyegarkan pikiran dan sangat nyaman diminum. "Iya, ini teh itu," kata Jesse sambil menyeduhkan teh untuk Ryan. "Di sekitar Kabupaten Tosa, teh seperti ini ada di mana-mana. Namanya Teh Jarum. Karena teknik penanamannya belum matang dan jumlah teh liar di pegunungan terbatas, namanya tidak terlalu terkenal. Tapi, ini benar-benar barang bagus! Banyak orang kaya sampai menyetir sendiri ke pegunungan untuk memetiknya. Sepertinya putri tokoh besar itu juga datang untuk memetik Teh Jarum." "Oh," Ryan mengangguk dan mengangkat cangkirnya, lalu meminum seteguk.
10109.9K viewsCompletedAdded to Library 3.5K Times as es teh berembun
Read
+Library
Mati Kembar

Mati Kembar

Kulirik dari celah jendela rupanya gerimis mulai menitik dan membasahi setiap dinding di luar serta kaca yang bening menjadi berembun karena tetesan air langit itu. Ternyata begitu cepat malam menyapa kami. Benar saja terlihat si kembar memeluk kedua lenganku erat. Sementara aku masih terduduk di sofa di tengah-tengah ruangan. Astaga! aku melihatnya lagi, sosok yang sama pada waktu yang mungkin sudah tak terhitung lagi. Bisa jadi aku sudah sangat teramat biasa dengan pemandangan buruk ini. Tapi kali ini bukan itu yang ingin kubahas melainkan kan ada keanehan yang tidak biasa tergambar dari pemilik mata sendu itu.
105.9K viewsOngoingAdded to Library 194 Times as es teh berembun
Read
+Library
Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Nona Hemat di Sarang Konglomerat

Ada butiran gula pasir yang belum larut sempurna di dasar gelas, membentuk gundukan kecil yang di mata Elang tampak seperti sarang bakteri kalsium. "Diminum, Mas. Tehnya asli, bukan sasetan," ujar Ibu Ayu ramah. Elang menyesapnya sedikit. Manisnya keterlaluan. Seolah seluruh stok tebu di Jawa Tengah diperas ke dalam satu gelas ini. Namun, rasa hangat itu menjalar ke dadanya, sedikit mencairkan kekakuan yang dia bawa dari menara kaca seberang.
931 viewsOngoingAdded to Library 34 Times as es teh berembun
Read
+Library
PREV
1
...
34567
...
10
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status