Two Side
Kata-katamu begitu singkat, tetapi tersirat sejuta makna.
“Aku sama sekali tidak mengerti dengan apa yang kamu katakan. Aneh, tapi ... arghh ... aku gak paham sama sekali. Sebenarnya apa maksudmu?” tanyanya tertegun menatapmu.
“Entahlah?” Matamu menatap ke arah tangan kiri yang dibalut perban. “Aneh, bahkan setelah banyaknya bagian tubuhku yang terluka, aku sama sekali tidak merasakan apa pun. Haa ... aku mengerti, bahkan hatiku telah berubah menjadi iblis, atau jiwaku telah pergi meninggalkan jasad ini,” lanjutmu lirih seraya terkekeh.