Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

WAITING FOR HER LOVE (BAHASA INDONESIA)

Merupakan ketua fans club yang didirikannya dan selalu mengikuti kemanapun Kalea konser ataupun tour. “Malam ini, saya akan memperkenalkan kepada kalian orang yang sangat spesial saat ini dalam hidup saya. Mungkin banyak yang ga tau juga kalau sebenarnya saya sedang dekat dengan lelaki ini. Malam ini, juga saya akan memohon restu pada kalian semua dan juga orang-orang yang saya cintai yang berada disini dan yang berada dimanapun kalian berada. Please welcome, Damas Evans.” Lea tersenyum dan mempersilahkan Damas untuk naik ke atas panggung.
106.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 247 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Tetanggaku Rajin (Minta)

Tetanggaku Rajin (Minta)

Biarin, deh. “Riin … kamu kemana, sih?” “Aku di teras, Mbak!” “Ngapain kamu di situ?” tanyanya kemudian ikut duduk di sebelahku. Semoga saja dia gak sadar kalau ternyata bukan mati lampu, tapi meteran listrik yang aku matikan. “Lagi nyanyi dangdut! Lagu Evie Tamala!” “Nyanyi apaan? Gak ada suaranya jugak!”
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 273 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku Tak Lain Hanyalah Tamu

Aku menunduk, menatap rambutnya yang berantakan, wajah yang dulu membuatku tergila-gila kini memelintir dengan air mata dan putus asa. Aneh, hatiku tetap tenang seperti air yang mati. "Tuan Jason..." Revan berbicara dengan tenang. "Jika kamu menyentuh tunangan saya lagi, berita utama besok akan tentang 7% terakhir saham Lee Group dijual habis." Jason mengabaikannya, menengadah, menampakkan bekas luka dari dahi hingga tulang alis. "Ingat? Bekas luka ini dari saat kamu bercerai untuk ketiga kalinya, menggunakan vas bunga... tapi aku tak pernah menyalahkanmu..."
4.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 116 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Reuni SMA

Reuni SMA

tanya Tamara ketika langkah Revano berbelok meninggalkan Tamara. “Mau lihat sepatu,” jawab Revano ringan. “Cari EYD dulu aja.” “Itu bisa nanti, Ra.” “Lo lebih penting EYD apa sepatu, sih?” “Sepatu, sih, sebenernya,” jawab Revano lirih namun dapat didengar oleh Tamara. “Apa lo bilang?” “EYD, Ra, EYD. Nggak usah sensi gitu kenapa, sih?”
1011.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 422 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Jatuh di Pelukan CEO Dingin

Jatuh di Pelukan CEO Dingin

ucap Eve sambil menyeka buliran kristal bening yang jatuh dari pelupuk mata. “Iya, Eve. Terima kasih kamu mau peduli ke kakakmu. Aku tunggu kepulanganmu, kakakmu pasti sangat senang,” ucap Alana dari seberang panggilan. Eve mengangguk, lalu mengakhiri panggilan itu, tepat saat Kai memanggilnya. “Mami! Mami mobil-mobilanku ga bica jalan!” teriak Kai sambil berlari menghampiri Eve.
1058.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.2K kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Aliandra 'Tuan Muda Tersayang'

Aliandra 'Tuan Muda Tersayang'

Begitulah peraturannya. Namun, ada satu pengecualian, Eza Mahesa. Pria muda itu berdiri dan membungkuk kepada saudaranya. Aliandra menatapnya lalu mengangguk. Burhan berdeham ketika Eza kembali duduk di kursinya. “Baiklah, aku rasa tidak perlu menunggu lama. Langsung saja kita melakukan voting. Aku rasa semua sudah membaca latar belakang Pak Aliandra dan juga Pak Eza pada berkas yang ada di hadapan kalian masing-masing. Latar belakang pendidikan, kehidupan sehari-hari, hobi dan lainnya tertulis di sana. Kalian bisa melihatnya, bukan?” Burhan berhenti sejenak, menanti barangkali akan ada interupsi dari semua yang hadir. Setelah dirasanya semua sudah jelas maka ia kembali berkata. “Mari kita m
103.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 76 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Aku Hamil Anak Kamu, Mas!

Aku Hamil Anak Kamu, Mas!

pinta Evan memelas, "aku berjanji tidak akan mengganggunya untuk sekarang ini, aku hanya ingin memastikan jika dia baik-baik saja!" Tama menghela nafas panjang, dia lalu mengeluarkan ponselnya dan mencoba menghubungi Zola lalu menyalakan pengeras suara sehingga Evan pun bisa mendengarkan. Tak lama kemudian, terdengar suara Zola. "Ya?" Evan menegakkan tubuhnya dengan mata menatap penuh harap. "Assalamualaikum, Zola," sapa Tama bingung harus berkata atau menanyakan apa.
2.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 45 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
MENJADI ORANG KEDUA

MENJADI ORANG KEDUA

sementara tanganku mencari saluran radio sampai Nora berteriak, "stop. Yang ini aja." "Oh, Tuhan, ngefens banget gue sama almarhum Megi Z. Lagunya tuh gak akan lekang oleh waktu." Dan mas Rendra tersenyum untuk keantusaian Nora yang ikut bersenandung. Tidak perduli pada lirikan Toro yang dahinya berkerut dalam. Meski jemari lentik Toro mengetuki pahanya sendiri untuk alunan seruling dan gendang. "Andai aja gue bisa reques, mau gue dengerin lagunya Evie Tamala."
103.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Terjebak cinta semu sang polisi

Terjebak cinta semu sang polisi

" Mam, tadi papi telpon adek. Tanya kapan mami pulang katanya? Ya adek jawab, suruh tanya mami sendiri, gitu. Tapi papi malah ngedumel gak jelas." Aku hanya mendengar cerita Farah tanpa mau bertanya lebih lanjut. Entah kenapa bayangan Kelvin sudah hilang dari pelupukku. Yang ada hanya bayangan Jordan dimana-mana. Sampai pak Lik Burhan, berasa mirip wajah Jordan. Sepertinya aku sudah terjordan - jordan deh. Benar kata syair lagu yang di nyanyikan oleh penyanyi kondang Evi Tamala, jika sudah cinta dan rindu, akan selalu terbayang-bayang.
104.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 121 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

Ibu Pengganti untuk Bayi Bapak Kos

“Bila yang tertulis untukku adalah yang terbaik untukmu, 'kan kujadikan kau kenangan yang terindah dalam hidupku. Namun takkan mudah bagiku meninggalkan jejak hidupmu yang telah terukir abadi sebagai kenangan yang terindah. Eva menutup lagunya dengan petikan gitar yang cukup bersemangat. Dia larut dalam suasana ini. Para lansia memberikan respon yang luar biasa. Eva merasa senang mendengar tepukan tangan dari semua penonton. Tiba-tiba, Amanda muncul dan berteriak, “Lagi, lagi, lagi.” Sambil mengajak yang lain untuk ikut bersorak.
105.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai evie tamala kandas lirik
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status