Di Balik Tirai
Pesan itu hanya terdiri dari satu kalimat: “Kau membuat langkah pertama malam ini, Maria. Tapi ingat, ini adalah permainan kami.”
Maria membuka matanya perlahan, kepala terasa berat setelah malam yang penuh ketegangan. Napasnya masih belum benar-benar stabil. Ia melirik ponsel di meja samping tempat tidur yang terus bergetar, menyala dengan sebuah pesan baru. Tanpa ragu, ia meraih ponsel itu dan membuka pesan dari nomor yang tak dikenal.
Pesan itu hanya berisi satu kalimat, tetapi itu cukup untuk membuat darahnya kembali berdesir: “Kau membuat langkah pertama malam ini, Maria. Tapi ingat, ini adalah permainan kami.”