MELAHIRKAN LEWAT MULUT
"Oh ya, Pak, Bu. Kenalkan, ini putra saya, namanya Amar sepupunya Fikar. Dia baru pulang dari menuntut ilmu, rencananya saya akan minta bantuannya juga untuk permasalahan kita."
Amar dengan ramah menjabat tangan Pak Bagus dan Bu Mala, namun dengan Alfi ia hanya menunduk dan menempel kan tangannya di dada. Alfi mengangguk sopan, sedang Sultan terus menatap Amar sampai tak berkedip membuat Amar refleks memperhatikannya juga.
"Astagfirullah," gumam Amar pelan sekali, namun masih cukup terdengar oleh ustadz Yusuf.
Bab Populer