Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
AFZAL

AFZAL

ucap yora "Terserah lo mau bilang apa, tapi inget noh laki-laki pada ngeliatin paha lo dan inget cuman gue yang boleh liat itu"ucap afzal membuat yora melototkan matanya "Najis! Mesum lo"ucap yora berjalan keluar Sebelumnya afzal sudah membayar semua nya, kemudian mereka berdua langsung ke tempat yang sebenarnya disana sudah ada noval,farhan,bobby dan yang lain yang sedang menunggu afzal datang
2.2K viewsOngoingAdded to Library 57 Times as firasat
Read
+Library
ASFHA ZIARA

ASFHA ZIARA

Kagak salam kagak apa kagak ada akhlaq banget bisanya cuma nyerocos aja Hehe maaf banget cantek, gue tau lo cantek. Emm btw sama tugas Pak Alzam gimana? Boleh minta contekan dong hehe Dasar kutu kupret kalo ada sesuatu pasti baik, gue belom ngerjain lupa ey! Huwahhhh, gue tarik lagi gak jadi bilang cantek:( Asfha tak membalas chat Fika, dia mencari nama teman yang bernama Arsad, setelah ditemukan Asfha langsung chat.
102.6K viewsOngoingAdded to Library 83 Times as firasat
Read
+Library
Utari

Utari

Dia mulai melihat sekeliling. "Ini dimana? Ini rumah siapa? Bagaimana bisa aku berada disini? Bapak... Ibu...." panggil Utari lirih. "Penyamaranku?" ucap Utari sambil berlari kedepan cermin yang menempel di dinding. Dilihatnya wajah dan tubuhnya yang masih hitam legam bagai orang keturunan Afrika. "Riasanku masih sempurna. Syukurla..." cakap Utari sambil mengelus dadanya. "Aku tidak akan pernah melepaskan riasan ini, aku janji."
2.0K viewsOngoingAdded to Library 44 Times as firasat
Read
+Library
BATARI

BATARI

“Batari, dengar aku. Rasain telapak tangan kamu. Rasain lantai. Sebut tiga hal yang kamu lihat.” Batari berusaha. Ia memaksa dirinya menatap: lilin, retakan cermin, darah kering di buku jarinya. “Tiga,” Batari berbisik. Suaranya kembali sedikit “punya dirinya”. Lenka diam beberapa detik. Freya menyambar momen itu. “Bagus. Sekarang sebut dua suara yang kamu dengar.” Batari menelan ludah. “AC… dan… hujan jauh.”
10429 viewsOngoingAdded to Library 12 Times as firasat
Read
+Library
MAAF

MAAF

n atau m.a.n.g.a_t.o.o.n Mohon maaf karena Thor tidak bisa melanjutkannya. Begitu besar penyesalan karena tindakan ini, tapi Pembaca tersayang masih bisa membaca cerita Thor yang lainnya di aplikasi ini. Masih ada : 1. TANYA HATIMU (END) 2. ISTRI KEEMPAT TUAN TANAH (END) 3. ,dan beberapa cerita baru yang sebentar lagi akan segera terbit
103.4K viewsOn holdAdded to Library 81 Times as firasat
Read
+Library
ISTRI RASA SIMPANAN

ISTRI RASA SIMPANAN

tanya Sean yang sudah mulai semakin bingung. “Kemungkinan terbesar racun itu ditemukan "terlampir" dalam surat yang dikirim ke Gedung Grup Smith," jawab Dixon. "Itu seperti surat kematian maksudmu"? imbuh Sean lagi. " Ya, saat sumber racun ini masuk dalam tubuh, satu molekul Curcas akan membunuh satu sel. Para ahli medis mengatakan ini merupakan pembunuh ganas sekuat virus wabah yang pernah menyerang di hampir seluruh dunia," jelas Dixon lagi
1033.0K viewsCompletedAdded to Library 791 Times as firasat
Read
+Library
ZahFad

ZahFad

"Kamu tunggu di sini ya, Zahra." Ia berjalan ke depan dan membuka pintu. Ternyata di depannya sudah ada Fadli dan Yusuf. "Assalamu'alaikum, Marisa." Fadli mengawali pembicaraan. "Wa'alaikumsalam, Fadli. Hal apa yang bisa saya bantu?" "Begini, Marisa. Saya ingin bertanya soal Zahra karena disuruh sama Uztadz Syarif."
1.9K viewsOngoingAdded to Library 61 Times as firasat
Read
+Library
HASRAT TAK BERNAMA

HASRAT TAK BERNAMA

Sementara itu… Zayn duduk sendirian di ruang tamu rumah Vreya, memainkan ponsel lain—ponsel yang ia gunakan untuk penyamaran. Ia membuka W******p. Tidak berniat melihat status siapa pun. Namun jarinya bergerak sendiri… membuka status terbaru milik Riska. Video itu langsung berjalan otomatis. Vreya. Dicium laki-laki lain. ditengah hujan buatan, Di depan banyak orang. Tepuk tangan kru terdengar memenuhi video pendek itu. Zayn membeku.
10603 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as firasat
Read
+Library
Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

Sang Villainess Memikat Tiga Pria!

Layar menampilkan nama Firas. Tanpa sadar, sudut bibir Yuna terangkat kecil. Ada kehangatan kecil yang muncul setiap kali ia mengingat dokter itu—kehangatan yang sangat kontras dengan dunia Kai. Yuna menekan tombol jawab sambil masih menyetir. “Halo, Firas?” Suara Firas terdengar lembut dan sedikit khawatir. “Pagi, Yuna. Maaf menghubungi pagi-pagi begini.
106.7K viewsCompletedAdded to Library 153 Times as firasat
Read
+Library
PREV
123456
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status