Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Seandainya Bertemu Lebih Awal

Seandainya Bertemu Lebih Awal

Suara pria itu bagai angin musim semi yang terasa hangat dan lembut. Disusul, pria itu mengenakan kerudung di kepalaku dengan perlahan. Aku memalingkan kepalanya, kemudian aku pun melihat wajah tampan pria itu. Kelembutan mengalir di dalam sepasang mata itu. “Cantik.” Tiba-tiba pria itu memujiku dengan tersenyum. “Halo, aku perkenalkan diriku dulu. Aku calon suamimu, Johnson Limardi.”
7.6K viewsCompletedAdded to Library 181 Times as first meet
Read
+Library
Ketika Bertemu Denganmu

Ketika Bertemu Denganmu

Sontak dia langsung meminta maaf sambil mengarahkan pandangannya pada seseorang yang telah ditabraknya. “Maafkan aku,” ucapnya, sebelum kemudian dia terperangah karena menyadari siapa yang telah dia tabrak. “Neil?” Neil Nelson juga sedang menampilkan ekspresi yang sama dengan Belva. Ini adalah pertemuan pertamanya setelah mereka tidak sengaja bertemu di Philadelphia. “Belva? Aku tak menyangka akan bertemu denganmu di sini. Hei? kau habis menangis? Kenapa mukamu sembap sekali? Are you okay?”
1017.3K viewsCompletedAdded to Library 432 Times as first meet
Read
+Library
MEETING YOU

MEETING YOU

Tanya Fatih. "Jam 4 subuh tadi, gila meeting di Bandung bikin gue sakit kepala. Kakak lo mana?" Jawab Bilqis. "Udah di mobil," balas Fatih. "Yaudah gue pergi, salim dulu." sahut Bilqis mengulurkan tangannya.
1012.9K viewsCompletedAdded to Library 321 Times as first meet
Read
+Library
MEET U AGAIN (Indonesia)

MEET U AGAIN (Indonesia)

Namun ia terkejut kalau mendapati seseorang yang ada dihadapannya tidak asing baginya. "LO!" kata keduanya serentak. Mereka yang sama-sama mengenali satu sama lain pun hanya bisa terdiam seolah tidak percaya apa yang mereka lihat. Tentu saja Yulia sangat terkejut ketika mendapati teman semasa kecilnya ini muncul dihadapannya. Adhiyaksa Pratama, ia masih ingat dengan nama lengkapnya juga dengan wajahnya "Yaksa?"
2.2K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as first meet
Read
+Library
Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

Jerat Cinta di Pertemuan Pertama

jelas Lidia. Oh Sial. Ini dia. Masuk ke arah 'aku ingin lebih' yang pasti menghancurkan semua hubungan friends with benefits, Pikir Etan. Etan bertemu dengan Lidia di suatu malam setelah bekerja di sebuah bar. Mereka menghabiskan satu setengah jam atau lebih mengobrol dan minum tanpa berkenalan basa basi sebelum akhirnya pulang ke tempat Lidia.
1.3K viewsOngoingAdded to Library 27 Times as first meet
Read
+Library
Let Me

Let Me

, selesai. 'Ria, aku hanya bisa berdoa. Semoga kamu pun menemukan bahagiamu bersama Mario.' Kisah sesungguhnya, dimulai. Ini adalah awal dari semua adegan, dan lihat pemeran utama. Mereka berdua hanya diam saling menatap setelah Mario melepaskan ciuman di dahi. "Welcome ..., Maria." Bab selanjutnya, apa lagi? . . To Be Continued Terbit: -17/Mei-2k21
103.9K viewsOngoingAdded to Library 105 Times as first meet
Read
+Library
The Second Time We Met

The Second Time We Met

Juga hembusan napasku yang terdengar begitu berat dan detak jantungku yang menggila. “Kau tahu, saat pertama kali aku bertemu lagi denganmu, aku sangat yakin kalau kau adalah perempuan yang aku temui di UGD hari itu.” Dia memiringkan sedikit kepalanya ke kiri lalu mengalihkan pandangannya ke arah lain.”Di sinilah aku, berdiri di hadapannya. Ingin mengucapkan banyak sekali terima kasih banyak tapi tidak aku lakukan karena itu sia-sia.”
2.0K viewsOngoingAdded to Library 50 Times as first meet
Read
+Library
Me and You

Me and You

ajak pria itu, “nama gue Alfa, ya walaupun udah tau tapi kita belum kenalan resmi.” Sambil memasukkan buku dan kertas ke dalam tas Ica menjawab, “Annisa. Kita ketemu di halte ya, Kak.” “Bareng aja. Jarak tempatnya cukup jauh dari sini jadi gue gak mau kalo sampe harus ngulur waktu lagi karena kita gak berangkat bareng. Rumah lo deket dari sini jadi gak usah ribet,” ujar Alfa.
1.8K viewsOngoingAdded to Library 45 Times as first meet
Read
+Library
Me and You

Me and You

Liana histeris. Aku bangkit dengan setengah nyawa masih melayang. Langkahku gontai. Meski begitu aku tetap berupaya melangkah. Kuambil tangan Liana yang masih digenggam erat olehnya. Pandanganku sedikit kabur. Menggelinding bukanlah sesuatu yang menyenangkan seperti bermain perosotan. Ini nyata. Aku berkelahi untuk pertama kalinya. “Sudah puas? Tolong lepaskan tanganmu,” kurebut tangan Liana dengan sekuat tenaga. Liana langsung menyembunyikan diri di balik punggungku.
102.7K viewsOngoingAdded to Library 98 Times as first meet
Read
+Library
PREV
1234
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status