Titipan Cinta Bentara
Sudah beberapa pagi Lara melihat pemandangan itu, tetapi dia masih takjub saja, pemandangan pagi yang tidak akan mungkin pernah didapatkan di kota tempatnya tinggal.
Lara duduk di teras lantai atas rumah itu, pandangannya lurus ke depan, tepat ke arah jalan. Beberapa pucuk gunung mulai terlihat di balik embun-embun itu. Hijau dan nampak gagah. Lara segera meraih ponselnya, memotret pemandangan pagi yang indah itu. Dia segera mengirimkan gambar hasil jepretan kamera ponselnya yang sama sekali tidak memiliki estetika yang tinggi itu. Sebenarnya dia sedikit minder jika mengirim suatu gambar kepada Mas Gala, karena Lara tahu Mas Gala juga ahli dalam fotografer.
الفصول الرائجة