Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Pangeran yang Membunuhku Kini Mengejar Cintaku

Mereka seperti sedang membuatmimpi itu menjadi nyata. "Lihat, Kakak Celestine! Aku bisa menulis tanpa harus mencelupkan bulu unggas ke dalam tinta!" seru Leo dengan mata berbinar-binar. Di genggamannya, sebuah benda silinder kecil berbahan polimer hitam—sebuah pulpen atau ballpoint—berada di sana. Leo menekan ujungnya, dan suara klik mekanis yang sangat akrab di telinga Celestine terdengar seperti dentang lonceng kematian.
9.821.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 562 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Pesan Mesra Untuk Suamiku

Pesan Mesra Untuk Suamiku

Ditha menunjukkan satu kotak yang besar. "Beli apa lagi?" Aluna sampai geleng-geleng kepala dibuatnya. Ada saja yang dibawa Arkan saat mampir ke rumahnya. "Beli crayon." "Oh.. bagus sekali." Aluna ikut duduk di antara ketiganya. Memperhatikan kertas penuh coret dari hasil karya kedua anak kembarnya. "Udah lama disini, mas?" Tanya Aluna berbasa basi.
108.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 293 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
The Wedding Fuss

The Wedding Fuss

Gavin, yang terlihat terpaksa ikut, cemberut di kursi belakang. "Gav, ada yang pengin kamu beli nggak selain jajan? Keperluan sekolah kamu gimana? Alat tulis masih aman? Ada tugas bikin prakarya lagi nggak, sih?" Aku melirik spion tengah. Di tanganku ada pulpen dan kertas. Aku sengaja mencatat barang-barang yang harus kami beli hari ini. Gavin asyik memandang keluar. Mulutnya masih manyun. "Nggak ada," jawabnya singkat.
825 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
IZINKAN AKU MENCINTAIMU

IZINKAN AKU MENCINTAIMU

Kotak alat tulis dan dua laptop hitam. Tak ada laptop merah seperti yang ummi katakan. Gegas dia cari ke laci meja, barang kali ada di sana. Betapa kagetnya Ais saat membuka laci meja yang teratas. Perlahan Ais ambil pigura cukup besar itu dari dalamnya. Tampak Gaza dengan seorang perempuan lengkap dengan kebaya pernikahan tersenyum begitu ceria dan bahagia menatap kamera. Mereka memperlihatkan buku nikah dan sebuah cincin di jari manis.
9.9164.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.6K kali sebagai gambar alat tulis
Tampilkan Ulasan (41)
Baca
+Pustaka
Nannys0903
Mampir ke karyaku MALAM TANPA NODA Faisal tak menemukan bercak dara di atas ranjang apa benar istrinya sudah tak perawan. memilih menikahi wanita lain pilihan ibuanya tanpa mau menyentuh istri pertama. Mampukah Airi bertahan dalam rumah tangganya.
malapalas
BACA novel berjudul :CEWEK AGRESIF VS COWOK POLOS. kalian akan menemukan dari percintaan remaja sampai dewasa yang bakal bikin kita gemas sendiri, seru, ketawa ngakak bahkan geregetan dan terharu setelah beberapa tokoh bermunculan semua. Jangan lupa vote dan komen ya. Mksh.
Baca Semua Ulasan
DEAR DIARY INDONESIA

DEAR DIARY INDONESIA

“Baiklah kita mampir sebentar mumpung masih sore.” Lexa dan Marcus sampai di toko buku setelah menempuh perjalanan kurang lebih setengah jam. Lexa begitu antusias memilih berbagai alat tulis, mulai dari pulpen, pensil mechanic beserta isinya, correction tape, binder, index dan sebagainya. Lexa begitu terobsesi dengan berbagai macam alat tulis, bahkan meja beajarnya begitu apik dengan berbagai rak organizer yang berisi berbagai macam pulpen warna, stabile, beserta spidol yang ia pisahkan berdasrkan warna dan merk.
1011.7K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 246 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Kuhibahkan Cincin dan Calon Suami pada Sepupuku

Kuhibahkan Cincin dan Calon Suami pada Sepupuku

Tapi, mereka lebih suka bereksplorasi, mencoba-coba tool baru. Di sini lebih banyak mengerjakan cincin wanita, dengan detail yang rumit dan njlimet. Dan itu pekerjaan Alma. Gadis itu memang terlihat lebih teliti saat mengerjakan. Sebuah mesin dengan bunyi seperti bor gigi saat sedang scalling, menjerit-jerit di sebuah ruangan depan kamar mandi. Di sanalah dicetak hasil kerja mereka berdua, langsung ke lilin, tanpa tinta yang diletakkan pada tray yang menurutku rawan bocor, seperti milik Pak Arfan.
19.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 553 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Pharmacist Save the Villain

Pharmacist Save the Villain

Tabib Dharma dan Danar tampak sungkan, tetapi pada akhirnya mau menerima jamuan sederhana dari kami. Aku menata bahan-bahan alam pada rak kayu. Setiap perubahan posisi ataupun prosedur pembuatan dituliskan pada lembaran kulit binatang atau daun lontar kering. Kuas yang dicelupkan dalam larutan arang menjadi alat tulisnya. Saat seperti ini, aku rindu pada buku dan pena.
2.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 56 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Selubung Memori

Selubung Memori

katanya. Reila tidak membungkus hadiahnya, jadi wujudnya langsung terlihat. Kotak itu punya banyak gambar dan petunjuk seolah menjadi kemasan sebuah alat. Salah satu gambarnya cukup besar dan tampaknya aku pernah lihat itu di suatu tempat. “Aku berterima kasih,” kataku, memerhatikannya. “Tapi apa ini?” “Ponsel,” kata Reila. “Versi lebih bagus dari gadget Fal. Di Lembah Palapa, alat itu populer sekali. Setiap manusia normal pasti punya ponsel.”
1019.3K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 539 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi

Dosa di Balik Kacamata Sang Dewi

Kalau dia tahu, semua citraku sebagai guru profesional akan hancur di matanya. "Aldo, apa masih perlu tes dengan alat?" "Tentu. Pemeriksaan dengan alat adalah bagian terpenting." Setelah mengatakannya, Aldo mengeluarkan sebuah kotak besar dan membukanya. Isinya ternyata berbagai macam mainan dengan beragam ukuran, panjang, dan bentuk. Ada yang untuk dihisap, dan ada yang bergetar. Aku berkata dengan terkejut, "Harus coba semuanya?"
3.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
EAT ME, SIR. (Indonesia)

EAT ME, SIR. (Indonesia)

Jadi lumayan, sesuatu yang Tika sukai menghasilkan uang dan disukai oleh banyak orang. Terus Tika sama Daru sampai di toko khusus peralatan cat, semua alat melukis lengkap disana. Dari spidol, pensil warna sampai kuas lukis dan kanvas. Ini dunianya Tika, dia paling betah berlama-lama ditoko buku dan peralatan melukis.
105.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 145 kali sebagai gambar alat tulis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
456789
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status