Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Pendekar Dalam Selubung Mantra

Pendekar Dalam Selubung Mantra

Rose mencoba mengingatkan diri agar memiliki kebaya yang serupa untuk dia kenakan nanti saat keluar rumah. Perempuan itu berjalan memutari pagar manusia sambil memanjangkan leher mencoba menengok apa yang sedang orang-orang itu saksikan. Dia berjalan lebih jauh untuk mencari celah agar bisa menyelinap ke tengah. Suara musik semakin keras mendendang di liang telinganya. “Musik apa itu?” tanya Rose pada seorang gadis cilik berwajah indo. “Itu gamelan Panaragan, Mevrow ....” Gadis cilik itu menjawab sambil bermain-main dengan saudaranya.
1017.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 546 kali sebagai gambar rebana
Tampilkan Ulasan (39)
Baca
+Pustaka
Zhi
Keren, berkat penggunaan bahasa dan permainan kata-kata di dalamnya, kita bener-bener diajak kembali ke masa kerasnya zaman penjajahan bagi pribumi yang bukan main tidak adilnya. Salah satu buku yang bagus sejauh ini.
Rainfall
Jarang - jarang ada cerita yang ngangkat tentang budaya negara indonesia. Aku bener bener nikmatin. Di sini juga belajar kata kata baru. Belajar sekaligus nikmatin cerita, bener - bener hebat autornya
Baca Semua Ulasan
Kode Prosa Aisha

Kode Prosa Aisha

tanya Recha sambil menunjukkan sebuah gambar yang ditampilkan layar ponselnya. “Em, aku agak enggak ingat, sih.” “Babylonia Spirata,” kata Recha. Menarik kembali ponsel ke perhatiannya sendiri. “Babylonia Spirata?” tanya Diksa kepada Recha, memastikan apa yang barusan ia dengar. “Ya. Mau aku eja?” Diksa mengangguk setuju. Recha mengeja, sementara Diksa dan Filan menuliskankannya. Aris masih berkutat dengan daftar isi.
9.82.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 89 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Gairah Liar Paman Mantanku

Gairah Liar Paman Mantanku

Suaranya lebih mirip kambing ketakutan daripada nyanyian. Aura mengerutkan keningnya. Tak lama kemudian muncullah Rey. Lelaki itu memakai celemek bermotif bunga besar milik Aura, dengan bando kuping kelinci yang dibelinya untuk Vina di kepala, dan kaos kaki orange neon yang jelas bukan miliknya. Ia menenteng panci sebagai drum dan sendok kayu sebagai stik, lalu mulai berjoget dengan gaya seperti ... orang kesurupan karena terlalu banyak nonton kartun Jepang.
1057.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.0K kali sebagai gambar rebana
Tampilkan Ulasan (6)
Baca
+Pustaka
Chocoberry pie
Halo semuanya.... selamat membaca karya terbaruku, ya. semoga bacaan ini bisa jadi hiburan mengisi waktu senggang. jangan lupa ramaikan dengan komen dan saran, ya. karena itu sangat membantu aku. TYSM
Hamfa Merman
Kisah seorang wanita muda yang pergi ke ibu kota untuk meraih mimpi malah mendapati CEO luar biasa aneh yang tinggal tepat di sebelah kamar apartemen miliknya. Baca hanya di novel berjudul CEO MISTERIUS DI SEBELAH KAMAR. Dijamin seru, menegangkan, dan baku hantam serta adu mulut pun ada.
Baca Semua Ulasan
Renjana

Renjana

Ida memanggilku, aku pun menghampirinya, ia datang bersama mamanya, mamanya begitu sederhana, namun elegan dengan balutan terusan batik yang melekat ditubuhnya. “Halo, tante,” sapaku ramah dan mengulurkan tangan. “Halo, ini Renjana ya?” Tanyanya sambil menjabat uluran tanganku dengan senyum yang hangat. “Iya, Tan, saya Renjana, temannya Ida,” terangku sedikit menjelaskan.
103.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 86 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Shh, Tuan! Jangan Bilang Siapa-siapa

Pria itu hanya memastikan suaranya terdengar, lalu mematikan sambungan tanpa pesan tambahan. Di kursi sebelah, Livia duduk dengan tenang selagi kelopak matanya dipulas. Tanpa membuka mata, ia bertanya, "Kau sudah mempelajari dasar Ikebana?" "Sudah, Ma," sahut Ruenna pelan. Dalam hati, Ruenna tersenyum kecut. Ia mencoba memutar kembali hapalan yang ia tonton sejak minggu lalu.
102.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Pengantin Kedua Janardana

Pengantin Kedua Janardana

Kuncoro : Sambil nyamar jadi iguana. Wandi : Masuk ke sauna. Ukky : Jangan lupa, bawa katana. Yuyun : Lalu, nari ala balerina. Imas : Pakai bandana. Dhenok : Antena. Nindya : Banana. Yusuf : Bejana. Jauhari : Rebana. Robi : Cendana. Beni : Pelana. Nanang : Celana Hisyam : Behana. Kimora : @Bang Hisyam, pelanggaran!
8.58.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 205 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Mencari Jejak Maria

Mencari Jejak Maria

Di depan mereka, sebuah replika dinosaurus tampak bergerak-gerak, mengeluarkan suara raungan rendah yang menggema di langit-langit wahana. "Papa, lihat. Ada dino besal!" pekik Ibrahim riang, rasa kantuknya hilang total dalam sekejap. Tangan kecilnya menunjuk-nunjuk heboh ke arah replika hewan purba berleher panjang yang sedang mengunyah dedaunan buatan di tepi rel. Gurat kebahagiaan yang terpancar dari wajah Ibrahim membuat dada Rangga bergetar hebat. Ada rasa haru yang mendalam merayap di ulu hatinya.
9.8120.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.4K kali sebagai gambar rebana
Tampilkan Ulasan (46)
Baca
+Pustaka
Shazim Astura Osman
Novel yang bagus. Tak sabar nak tahu siapa pilihan hidup Maria. Tapi kalau diberi kesempatan buat Rangga pun ok semoga Rangga dapat beri kasih sayang sepenuhnya buat Maria & Ibrahim. Salam dari Kuala Lumpur buat author Lis Susanawati
Mrs.B
Maaf ya thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Wanita Rebutan

Wanita Rebutan

Sebuah gunung kembar yang berukuran besar terlihat begitu menggiurkan. Tangan kekarnya mulai meremasnya secara bergantian hingga terdengar suara desahan tipis dari bibir mungil Anya. Ia... Anya menikmati pijatan tersebut hingga dirinya tidak sadar bahwa saat ini ia sedang digerayangi orang lain. “Ahhh” desahan semakin terdengar ketika Rengga mempercepat meremas buah kembar tersebut. “Sekarang aku akan memasukkannya” bisik Rangga.
102.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 103 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Gadis Perawan Untuk CEO

Gadis Perawan Untuk CEO

tanya seseorang yang tiba tiba mengagetkannya. "I-iya," ucap Reynold gugup. Dia melihat seorang ibu ibu setengah baya dengan pakaian traditional kebaya berwarna merah tua, dipadukan kain batik motif lama. Rambutnya bersanggul rapi dan tidak lupa dia menyelipkan bunga mawar berwarna merah. Wajahnya berhias warna warni make up, cantik dan begitu mewah. "Pak tua Lu sedang membuka lapak lukis di acara tahunan komplek, mungkin sebentar lagi pulang," ucap ibu tersebut.
9193.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.6K kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Raibnya Kembang Desa Kami

Raibnya Kembang Desa Kami

Tempat mereka bermain hanya lapangan tanah tanpa rumput yang bergelombang tidak rata, gawang dibuat dari dua buah bambu yang ditancapkan. Namun, mereka tampak sangat senang dan para penonton bersorak meriah. Suasana yang sangat dirindukan Anggi. Dari kejauhan ia melihat Siska, Yuni dan Lia sahabat kecilnya sedang membeli es cendol gerobak, bergegas ia pun mendekati. "Anggiii ... !" "Halo semua." "Ga akan balik lagi ke kota, kan, Gi?" "Ngga. Aku akan menetap disini sekarang."
102.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 88 kali sebagai gambar rebana
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status