Library
Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Sentuhan Pak Dosen: Harga Sebuah IPK

Ada garasi untuk dua mobil, ada taman kecil untuk anak-anak. ​Tapi gambar itu sekarang tercoret tinta hitam. Garis-garisnya tidak lurus. Perspektifnya salah. ​Soraya mengambil sketsa itu. Air matanya menetes di atas kertas. ​"Aku ngerusak semuanya, Lang," bisik Soraya. "Aku mau nyelamatin kamu, tapi aku malah bikin kamu makin tenggelam." ​Dia melipat sketsa itu, memasukkannya ke dalam tasnya.
2.2K viewsCompletedAdded to Library 48 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Pria Culun Itu Suamiku

Pria Culun Itu Suamiku

Ia mengucek matanya dan segera melihat ke arah sketsa di depannya. ​"Eh?" Areta mengerutkan dahi. Ia menarik kertas itu lebih dekat ke wajahnya. ​Ia tertegun. Garis-garis yang semalam membuatnya frustrasi kini sudah berubah. Potongan bahunya tampak jauh lebih sempurna, dan detail teknis yang ia tambahkan... seolah-olah dikerjakan oleh seseorang dengan jam terbang puluhan tahun di industri high-fashion.
1.3K viewsCompletedAdded to Library 42 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Cinta yang Diracik Takdir

Cinta yang Diracik Takdir

Ia membukanya perlahan. Di halaman pertama, gambar desain gaun sederhana. Di halaman berikutnya, sketsa restoran. Di halaman lain—potret Grandma yang ia gambar di taman – Paris. Dan di salah satu halaman, tanpa sadar … wajah Evan. Siska terdiam lama menatap sketsa itu. “Bodoh,” gumamnya pelan. Ia mengambil pena, lalu dengan tangan sedikit gemetar, mencoret gambar itu perlahan. Tidak sampai merusaknya. Hanya cukup untuk membuatnya tidak lagi sempurna.
837 viewsOngoingAdded to Library 20 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

AKU MENIKAH DENGAN PRIA YANG MEMBENCIKU

Arkana melirik sekilas hasil sketsa itu, lalu dengan santai menggeleng pelan tanpa ragu sedikitpun. "Basik. Terlalu biasa. Nggak ada impact-nya. Pemenang lomba butuh sesuatu yang bikin juri kaget dan inget terus." "Hah?! Biasa apanya?!" Aisyah langsung tersinggung, matanya membelalak. "Ini konsep bagus lho! Susah lho bikinnya! Butuh perhitungan yang matang juga!" "Bagus belum tentu menang," jawab Arkana santai tak terpengaruh, lalu ia mulai mengambil pensil dan mulai menggambar sesuatu di kertasnya sendiri dengan tangan yang sangat lincah dan cepat.
104.0K viewsCompletedAdded to Library 83 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Dikhianati Mas Dokter Dinikahi Pak Mayor

Garis-garisnya begitu cepat. Namun presisi. "Boleh saya lihat?" Pak Hangga menggeser kertas itu ke arahku. Aku membeku. Sketsa itu jauh lebih berani daripada desain yang kami buat. Fasad bangunan utama berubah total. Lebih elegan dan ikonik. Namun tetap masuk akal untuk dibangun. Aku menatapnya beberapa detik. "Luar biasa ...."
1023.3K viewsOngoingAdded to Library 582 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

Menantu Tegas, Ipar Panas, Mertua Lemas

jelas Bang Galuh lagi. Bang Gitok terlihat mengangguk-angguk mengerti, dia langsung membuat sketsa nya dan menunjukkan pada kami berdua. Inilah salah satu kelebihan Bang Gitok, dia pintar dalam menggambar dan memberi masukan untuk tuan rumah. Sehingga Bang Gitok bisa memberikan gambaran, bagaimana bangunan akhirnya.
1047.7K viewsCompletedAdded to Library 1.1K Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Lelaki Penakluk Nona Muda

Lelaki Penakluk Nona Muda

Matanya menyipit mengatur posisi, tepat sebelum melemparkan anak panah di tangannya. “Rasanya ada yang kurang ….” Amisha menurunkan tangannya yang sudah siap melepas anak panah. Ia menelengkan kepala, menatap papan sasaran. Buru-buru ia berjalan kembali menuju filling cabinet. Ditariknya laci kedua, dikeluarkannya sehelai kertas dan pensil dari sana. Dengan gerakan lincah, jemari lentik Amisha mulai menggoreskan sketsa wajah Dede. Tidak butuh waktu lama bagi Amisha untuk menyelesaikan sketsa itu. Melihat hasil lukisannya, Amisha tersenyum puas, dengan sebelah sudut bibir terangkat ke atas. Keahlian menggambarnya memang tidak diragukan lagi.
105.0K viewsCompletedAdded to Library 100 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Dosen Dingin Itu, Suami Rahasiaku

Gaun itu terlihat seperti api yang bergerak perlahan. Lyra memperhatikan sketsanya dengan serius, mencoba menilai keseluruhannya. Ia merasa desain itu sudah cukup kuat, tetapi ada sesuatu yang masih kurang. Ia menginginkan pembukaan yang lebih berkesan dan tidak biasa. Ia menyandarkan tubuhnya sejenak, memutar pensil di tangannya. Pikirannya kembali bekerja, mencari sesuatu yang bisa melengkapi konsep tersebut.
1058.4K viewsCompletedAdded to Library 1.5K Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Sidekick

Sidekick

Gila, perfect family portrait pokoknya. Pak Abimanyu, seperti pengusaha sukses lainnya, memiliki hobi untuk mengisi waktu luangnya. Namun yang membuatnya berbeda dibanding orang kaya lain, dia suka menggambar sketsa. Sketsa wajah, sketsa bangunan, sketsa pemandangan alam, dan lain-lain. Sketsanya banyak dipakai untuk hiasan dinding rumah orang kaya lainnya. Emang bukan sekedar hobi, sketsanya cukup menjual. Hasilnya bagus dan unik. Dia bahkan memamerkan hasil karyanya di i*******m pribadinya. Luar biasa sih. Bahkan selebritis Indo banyak yang dibuatkan sketsa olehnya di rumah-rumah mereka.
105.7K viewsOngoingAdded to Library 125 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
Di Ambang Gila

Di Ambang Gila

Dia meraih buku sketsa yang penuh coretan dari bangku yang berantakan. Dia mulai menggambar. Bukan dengan amarah, tapi dengan intensitas yang menakutkan. Garis-garisnya pasti, terukur. Yang muncul bukan wajahnya sendiri atau monster-monster imajinasinya, melainkan sebuah wajah dengan fitur-fitur tajam, mata yang terlihat terlalu mengerti, dan sanggul yang rapi. Dia menggambar Elara. Tapi dia tidak menggambar senyumnya. Dia menggambar tatapannya yang analitis, dan di sekelilingnya, dia mulai membuat garis-garis yang menyerupai diagram sirkuit atau mungkin peta pikiran—sebuah sangkar dari kecerdasan dan kontrol. ---
1.1K viewsCompletedAdded to Library 40 Times as gambar sketsa akan lebih menarik jika
Read
+Library
PREV
1234568
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status