Gelora Berbahaya Calon Mertua
Setiap malam ia dihantui ketakutan, setiap senyum yang ia berikan pada Rian terasa setengah hati, seakan ada rahasia besar yang mengekang dirinya.
Siang itu, Celina tengah sibuk di meja kasir. Jemarinya lincah menghitung uang kembalian, sambil sesekali melayani senyum ramah kepada para pelanggan. Tiba-tiba, ponselnya yang tergeletak di samping mesin kasir bergetar. Layar menyala, menampilkan nama yang begitu ia kenal: Rian.
Sekilas, jantung Celina berdegup lebih cepat. Ada rasa lega sekaligus cemas setiap kali mendengar suaranya. Dengan cepat ia mengangkat panggilan itu.
Chapitres populaires