Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mas Ganteng

Mas Ganteng

Sayangnya lagi-lagi gerimis menyapu senyuman yang sedang beradu mesra itu. “Kok gerimis, sih? Aku kan pengen ketemu dia,” gumam Gerta tampak kecewa. “Kasihan dia di sana. Pasti kedinginan di sana nunggu gerimis reda,” sambungnya penuh khawatir. Ah, ada apa lagi dengan gerimis kali ini? Masihkah gerimis menjadi pemanis lagi? Entahlah. “Hm … gerimis lagi gerimis lagi. Suka banget jadi ganggu kalau gue lagi pengen sama Gerta,” gumam Rumi.
7.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 148 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
GAYATRI

GAYATRI

Semburat jingga menyapa dari arah barat. Semilir angin menerpa dedaunan pohon, hingga mengakibatkannya berjatuhan. Air mata yang telah berhenti, kini mulai berderai lagi. Gayatri merasa bagaikan dedaunan itu, yang terhempas terkena angin. Terbuang dari tempatnya dan terinjak-injak.
103.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 78 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Misteri Masalembo : Crash Landing

Misteri Masalembo : Crash Landing

Ingrid memegang dadanya, dia mengeluh susah bernapas. “What did you say..., can’t breath......?” ......apa..., kamu merasa susah bernapas.....? Adam mengulanginya. “Yes.” Ingrid mengangguk. Kecurigaan Adam muncul, badai yang mereka terobos mungkin saja bukanlah badai biasa, seperti halnya badai cumulonimbus yang beberapa kali pernah dia temukan. Namun lebih cenderung kepada badai asap atau kabut elektromagnetik yang bukan terdiri dari molekul-molekul air hujan.
105.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 156 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Iblis Suci

Iblis Suci

Boom, boom, boom! Aura kegelapan yang memancar dari tubuh Lato juga akhirnya meningkat berkali lipat. Boom, boom, boom! Aura-aura itu saling beradu dan saling menekan satu sama lain. Dan ketika aura-aura itu beradu, suara ledakan terdengar seperti ada meteor yang jatuh dari langit dan menghantam Bumi! "Ayo, kita selesaikan!" teriak Lato.
1013.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 486 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Permaisuri Gila! Kaisar Tak Bisa Melepaskanmu

Rania mengangguk sopan. Namun, di balik senyumnya, Rania sedang memeriksa antarmuka sistemnya. [SYSTEM CHECK: WEATHER - CLEAR] [SOLAR ACTIVITY: NORMAL] [MANA DENSITY: STABLE] Semuanya normal. Tapi perasaannya tidak enak. Ada rasa menggelitik di tengkuknya, insting hewan purba yang merasakan badai sebelum awan muncul. Tiba-tiba, musik berhenti.
1023.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 696 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

Sembilan Ekor Untuk Sebuah Dendam

air matanya terus mengalir Hae-rin menangis dalam kesedihan yang mendalam, dihianati orang yang sangat ia percaya sekaligus cintai adalah pukulan berat baginya. Tiba tiba mata birunya berubah menjadi merah, tubuhnya memancarkan aura dingin yang sangat terasa. kemudian ia melolong seperti srigala. Suaranya menggema dalam hutan yang sunyi itu. Ada sebuah pelindung yang terlihat samar mengelilingi goa itu, kilatan petir tiba-tiba muncul , suara gemuruh hujan jatuh membasahi bumi , angin bertiup dengan kencang dan banyak pohon yang secara tiba-tiba tumbang akibat hembusan angin yang sangat kencang.
10652 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 20 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Ceraikan Aku, Mas!

Ceraikan Aku, Mas!

Angin kencang. Grum. Petir. Lalu sraaak—hujan turun. Deras. Dalam hitungan detik, kemeja putih Bara basah kuyup, menempel di badan. Rambutnya lepek. Air hujan bercampur air mata. Tapi dia tidak bergerak. Lututnya tetap di lantai teras.
2.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 68 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Bayi Mungil di Depan Pintu : Mama, Tolong Diterima

Matanya tertuju pada profil samping pria itu, dan sudut mulutnya perlahan membentuk senyuman, "Kenapa kau tiba-tiba membawaku ke atas bukit?" “Akan ada hujan meteor malam ini.” Farrel melirik ke arahnya. “Hujan meteor?” Sally merasa sedikit terkejut, “Bagaimana kau bisa tahu?” “Aku melihatnya di internet, hujan meteor Pegasids.” Sally melihat ke ke langit melalui kaca depan. Langitnya gelap dan tidak ada satu pun bintang. Sally bercanda, “Kenapa aku punya firasat kalau kita tidak akan bisa melihat hujan meteor apa pun?”
9.61.2M DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46.6K kali sebagai gemetaran
Tampilkan Ulasan (202)
Baca
+Pustaka
Sun Shine
"Percuma tampan tapi penyakitan! Dia juga bodoh dan miskin!" Begitulah orang-orang mencemoohnya. Dia adalah seorang pemuda bernama Green Williams. Bagaimana jika kamu memiliki suami seperti Green? Penyakitan, lamban dan selalu bergantung padamu. Mari ikuti kisahnya dalam judul :[Suami Tak Sempurna]
Ayusqie
Di luar hujan, numpang neduh ya kak author. Siapa tau kaka2 di sini mau neduh juga di karyaku, judulnya SUSAHNYA JADI MAS JOKO, author Ayusqie.        Pecah nih, kak. Romancenya bikin ngilu, kocaknya menggelitik, n sedihnya bikin mewek. Silahkan mampir ya kak. Terima kasih kk author dan kk2 semua.
Baca Semua Ulasan
MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

MADU UNTUK IBU, RACUN UNTUK ISTRI

Kinan menghitung dalam hati sambil terus berenang. ​Tiba-tiba, suara ledakan yang dahsyat mengguncang lautan. ​BOOOOMMM! ​Gelombang panas menghantam punggung Kinan. Air laut di sekelilingnya mendadak menjadi hangat. Cahaya api raksasa membubung ke langit, mengubah malam menjadi siang yang mengerikan. Pecahan kayu dan besi beterbangan, jatuh ke air seperti hujan meteor.
1.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 34 kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Rain

Rain

Jawab Rain dengan santai Dan tiba-tiba saja Tania menjulurkan jarinya dan menaruhnya di sudut bibir Rain, dan membuat Rain kaget, dan ternyata Tania mengambil ada bekas nasi di bibir Rain, jadi Tania mencoba membersihannya. “Kaya anak kecil kamu, makan aja berantakan” Ucap Tania dengan senyum dan itu membuat Rain malu karena dia makan berantakan Dan setelah selesai makan dan hari sudah larut malam, Tania mengambil piring tersebut untuk menaruhnya di dapur dan berpamitan untuk tidur malam, dan Rain pun mengizinkan dan Tania pun keluar dari kamar Rain, sementara Rain kembali menatap purnama yang akan menghilang dan akan di gantikan oleh rintik hujan yang deras, dan benar saja tidak lama kemudi
9.130.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.1K kali sebagai gemetaran
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123456
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status