Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

Sentuhan Panas Sahabat Pacarku

** Jam istirahat, kantin sekolah dipenuhi suara riuh para siswa yang berebut tempat duduk, suara gesekan kursi, dan aroma gorengan yang menyeruak dari dapur belakang. Di sudut dekat jendela, Dinda duduk sendirian sambil menikmati jus jeruk dingin favoritnya. Ia mengaduk gelas plastik itu perlahan, menikmati sejuknya angin dari kipas besar yang berputar lambat di langit-langit. Dinda tampak santai, kaki disilangkan, rambut ikalnya dikuncir tinggi seperti biasa, aura percaya diri terpancar dari cara duduknya. Hari ini ia tidak ingin diganggu siapapun.
10105.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.5K kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Istri Tangguh Tuan Angkuh

Istri Tangguh Tuan Angkuh

tanya Dimas. "Hu'um, tapi kaki aku kesemutan," kata Dinda lagi. "Kalau begitu biar Mas angkat saja." "Boleh deh, mules banget soalnya." "Mules banget?" wajah Dimas mulai panik setelah mendengar ucapan Dinda. "Iya, tapi gimana? Jalannya sudah kaki Dinda kesemutan," Dinda pun melihat kakinya dan sejak perutnya semakin besar ini memang sangat sering terjadi jika terlalu lama duduk.
10115.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 3.7K kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Manusia 30 Triliun

Manusia 30 Triliun

350 juta itu membuatnya susah untuk bernafas. Di pinggir jalan, Dinda terduduk dengan lemas, dia sama sekali tidak memperdulikan celananya yang akan kotor dan hal ini sungguh seperti lelucon bagi semua orang yang melihatnya. Sambil memeluk lututnya, air matanya pun mengalir dengan sendirinya.
8.4225.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 7.0K kali sebagai gerinda duduk
Tampilkan Ulasan (31)
Baca
+Pustaka
Penghujung Cerita
hahaha sedikit lag aku mendapat 101% kerna udah selesai baca akhirnya gini dong kami mahu kevin menunjukkan balas dendamnya Fani selesai sekarang tinggal mantap sama pengikutnya serta si bodoh kejar mobil lupa namanya maaf tinggal beritahu siapa si kevin aslinya perkenalkan dong elmira pada keluarga
Eriyanti Eriyanti
klw menurutku rada mirip ceritanya Gerald, aku lupa judulnya apa tp tokoh utamanya Gerald. cm beda nama tokoh, tempat n sedikit lebih ringkas yg ini... aku br baca smpe bab 8 sih, blm slsai.. tp akan aku slsaikan nnti aku review lagi ya.. semangat thorr
Baca Semua Ulasan
Cintaku Terhalang Weton

Cintaku Terhalang Weton

Dengan langkah yang cepat, Dinda menghampiri Geri. “Mana?” tanya Dinda tanpa basa-basi. “Kau tidak mau minum kopi dulu?” tawar Geri. “Tidak bisa, aku harus segera pergi. Mana?” tanya Dinda terlihat sekali tergesa-gesa. “Duduklah dulu!” ucap Geri dan menarik tangan Dinda hingga membuat Dinda duduk di depannya. Geri bahkan menarik tangan Dinda agar tidak menutupi wajahnya.
1012.6K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 327 kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Pulang Ka Bako

Pulang Ka Bako

Lima Bulan Kemudian "Misi paket!" Dinda yang tengah duduk meleseh sambil mengutak-atik laptop di depan meja ruang keluarga, sontak bangkit, menyambar kerudung instan yang selalu ia sampirkan di sandaran kursi ruang keluarga, dan melesat keluar rumah.
109.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 244 kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Duda Tetangga

Duda Tetangga

Poni rambutnya dibiarkan tergerai tanpa olesan pomed, memberi kesan semakin muda saja. Ica yang dari tadi sore sudah mengalami pingsan lima kali karena saking senangnya akan pergi dinner bersama 'Om Duda' sang pujaan, akhirnya memutuskan mengenakan rok tutu berwarna pink dan kaos yang dibalut jaket denim, membuat tampilannya terlihat manis dan girly. Daun sirih menghias di hidungnya yang masih sedikit mengeluarkan darah. Vina, sudah mewanti-wanti agar Ica dapat mengontrol rasa bahagianya bila tak ingin makan malam yang berbau pedekate ini, gagal.
108.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Revenge

Revenge

Tania menggandeng tangan Gendis menuruni tangga menuju lantai bawah, dimana banyak orang berada disana. Beberapa gadis muda dan cantik dengan penampilan yang tidak jauh berbeda dengan dirinya berdiri berjejer. Sementara Dirga duduk di sebuah sofa di dampingi Tania. Sementara ada beberapa pria dengan pakaian rapi ada di sana, dari penampilannya, mereka bukanlah orang sembarangan. Dirga berdiri dan maju ke depan, lalu dia berkata, " Selamat datang tuan-tuan sekalian, sudah cukup lama kita tidak bertemu, ya. Dan beruntung sekali, kali ini, saya punya barang baru."
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

JIN PENGHUNI RUMAH KOSONG LEBIH PERKASA DARI SUAMIKU

“Bisa jadi tetangga menghidupkan tivi terlalu kenceng. Ayo, siap-siap sana!” Dinda segera melangkah masuk kamar. Gito mengambil duduk di ruang tengah sambil menunggu Dinda berhias. Hati Gito sedang bahagia karena di saat dibutuhkan, ada penjual jamu yang mempunyai stok pasak bumi.
1075.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.6K kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Pemikat Hati Sang Kapten

Pemikat Hati Sang Kapten

"Yaudah sambil tiduran." "Nggak mau, males denger suaramu." Setelah mengucapkan hal tersebut Gendis menaikkan ke dua kakinya ke atas tempat tidur untuk kemudian mengambil posisi yang nyaman untuk merebahkan tubuhnya. Maklum, perutnya sudah mulai menonjol hingga terkadang membuat Gendis sedikit kesulitan. "Mas kangen sama Kamu." Gendis mencebik, mendengar cicitan Galuh. Kangen minta kelonin, itulah yang ada dibenak Gendis.
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 79 kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Beda Usia, Beda Usaha

Beda Usia, Beda Usaha

Tanya Dinda sambil duduk di sebelahku. “Duduk aja.” Jawabku sambil bangkit dan duduk memunggungi Dinda. Aku tadi sudah mencoba posisi tengkurap dan rasanya luar biasa sakit. Jadi kemungkinan, duduk tidak akan sama sakitnya seperti berbaring. “Punggung aja yang sakit?” Tanya Dinda kemudian. “Mendadak jadi semuanya yang sakit…” Jawabku jujur.
104.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 108 kali sebagai gerinda duduk
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status