Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
Sentuhan Panas Berujung Menikah

Sentuhan Panas Berujung Menikah

gumam Aldi dan melumat bibir Liliana. "Pantas di sebut cassanova... pintar gombal!" sindir Liliana ingin menggoda Aldi. "Apa kamu bilang!" Aldi melotot dengan mimik wajah yang lucu. "Raja Gombal!" ujar Liliana dan tertawa lepas. "Apa! Rasakan ini!!" seru Aldi kemudian mengelitik pinggang Liliana. Membuat Liliana tertawa dan berteriak kegelian.
10106.7K viewsCompletedAdded to Library 4.3K Times as gombal dilan
Read
+Library
BALAS DENDAM CANTIK

BALAS DENDAM CANTIK

Dari ekspresinya, tampaknya si lelaki asing tak suka aku berada lebih lama di sini. "Um ... em ... maaf, mau tanya. Tahu alamat ini?" Aku mendekat lalu memperlihatkan layar HP. Ia mencondongkan tubuh ke arahku dan mengamatinya sekilas. Sesaat kemudian, ia sibuk lagi dengan ikannya. " Sungai Cambai. Wonosari sudah lewat," sahutnya sambil terus memasukkan ikan-ikan ke botol kecil.
10.0K viewsOngoingAdded to Library 390 Times as gombal dilan
Read
+Library
Dibalik Bayang

Dibalik Bayang

pinta Helena Caustaria dipenuhi rasa panik bercampur marah. “Mas, segera teflon Daniel.” “Iya, akan aku telpon dia,” ucap Arttha seraya mengambil HandPhone dari dalam saku celananya. Segera Arttha Caustaria mengutak-atik handphone yang berada di genggamnya untuk menelpon Daniel. [Nomor yang anda tuju sedang berada di luar jangkauan...] Tiap kali Arttha menelpon Daniel selalu saja operator Telkomsel yang menjawabnya.
604 viewsOngoingAdded to Library 24 Times as gombal dilan
Read
+Library
Dibalas Dengan Dusta

Dibalas Dengan Dusta

“Iya, masih ingat kok. Jadi kamu pendiri Literas?” “Betul sekali, dan aku yang akan briefing kamu.” Kinan sontak membetulkan postur tubuhnya lalu kembali duduk setelah menunggu Adrian duduk dan mengusap layar iPad-nya. “Selamat datang di Literas, Kinan. Kami memang sedang mencari penulis yang bisa menulis konten yang relatable, dan ketika kami melihat portofolio yang kamu kirimkan, aku yakin kita punya visi dan misi yang sama.”
103.5K viewsOngoingAdded to Library 88 Times as gombal dilan
Read
+Library
Dilema Sang Gadis

Dilema Sang Gadis

Belum sempat aku bereaksi, dia sudah menggenggam gundukan lembut itu dengan sangat akurat. “Hmm, sepertinya pemulihannya berjalan sangat baik,” ujarnya dengan wajah tanpa dosa, sementara gerakan tangannya sama sekali tak menunjukkan tanda-tanda akan berhenti. “Kenyal sekali.” Rasanya seluruh aliran darah di tubuhku langsung berdesir naik ke ubun-ubun. Rasa malu, marah dan sedikit… sensasi nikmat karena merasa sepenuhnya berada dalam kendalinya.
1.9K viewsCompletedAdded to Library 63 Times as gombal dilan
Read
+Library
Dilangkahi Adik

Dilangkahi Adik

Seperti saat Fabian datang tadi, Bik Minah pun gerak cepat membuatkan minuman dan menyediakan kudapan untuk tamu-tamu yang datang sore ini. Cukup lama kami terjebak dalam suasana kaku, sampai akhirnya, pria berjambang tipis yang mengaku bernama Damian mengeluarkan suara. "Aku cuma mau berterima kasih padamu, Darren." Dia memulai percakapan dengan bahasa yang terkesan formal. Rasanya … dia orang yang serius dan tak suka bergurau. Wait! Terima kasih? Untuk apa? Kenapa dia harus mengucap kata terima kasih pada suamiku?
1053.6K viewsCompletedAdded to Library 1.6K Times as gombal dilan
Read
+Library
Mendadak Cantik bagaikan Ratu Sejagad

Mendadak Cantik bagaikan Ratu Sejagad

Tak lupa pula dia menjabat kedua tangan mereka bergantian. "Ini pak Dilan yang pernah aku ceritakan padamu," Leona memperkenalkan dosen fakultas perikanan itu kepada suaminya. "Abhygael," Abhygael menjabat kembali tangan Dilan. Abhygael menatap pemuda yang bernama Dilan ini, usianya tidak jauh berbeda dengannya, lumayan tampan walau berkulit sedikit gelap, tapi menurutnya pria ini terlihat menarik. Maka dia berusaha agar Leona tidak terlalu dekat dengannya. Suami mana yang tidak khawatir jika isterinya terus dikelilingi pria tampan dan menarik.
10105.8K viewsOngoingAdded to Library 2.6K Times as gombal dilan
Read
+Library
Dendam Sang Bintang

Dendam Sang Bintang

Stiven menatap lelaki yang masih sibuk dengan aktivitasnya, dengan penuh kekaguman. Wow ... keahlian lelaki ini sangat menakjubkan, tapi siapa dia? Kalau aku mengajaknya bergabung dengan Fierce Spider, apakah dia bersedia? Ya! Stiven Gonsales yang hendak menjernihkan pikirannya, justru tak sengaja bertemu dengan sosok yang sedang mengobati seorang lelaki korban tabrak lari. "Tuan, di sini ada nyawa yang hampir melayang! Apa kau hanya mau menjadi penonton?" cetus lelaki itu tanpa menghentikan aktifitasnya.
7.56.3K viewsCompletedAdded to Library 139 Times as gombal dilan
Read
+Library
Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

Dilamar Tuan Muda Perfeksionis

tanya Bela See han yang bingung pun hanya diam,melihat See han diam, Bela jadi bingung dan bertanya tanya apakah itu yang menolong nya semalam atau bukan, atau jangan jangan itu adalah bos nya. Bela berjalan terburu buru sambil menepuk nepuk kepalanya, dia merasa malu, jika benar itu bukan orang yang dia kenal. Sementara itu See ki yang tidak tahu, bahwa Bela di Terima bekerja di perusahaan mereka, datang ke rumah Bela untuk mengajaknya mengunjungi galeri yang dia punya. See ki, merupakan pelukis, dia sangat menyukai seni, ayah nya sangat tidak suka dengan hobi nya itu.
103.4K viewsOngoingAdded to Library 104 Times as gombal dilan
Read
+Library
The Secret

The Secret

"Pertama kali aku bisa melihat hantu adalah saat usiaku lima tahun. Berkat mereka, aku jadi bisa membedakan kebohongan dan kejujuran. Siapa namamu?" "Delilah Cakrawala. Kau biasa memanggilku Dila." "Baiklah. Dila. Akan kutunjukkan jalan keluarnya. Kurasa aku tahu di mana tempatmu disekap." Mataku terbelalak lebar, "Kau mempercayaiku?" Gilang menarik resleting tas sebelum keluar dari kamar itu. "Kau telihat putus asa hingga tak mungkin sanggup berbohong."
1012.3K viewsOngoingAdded to Library 245 Times as gombal dilan
Read
+Library
PREV
123456
...
8
SCAN CODE TO READ ON APP
DMCA.com Protection Status