Terjerat Gairah Pembantu Cantik
Sambil berjalan, ia bergumam sendiri, "Aduh, kenapa aku bisa ngomong begitu? Apa aku tadi keceplosan? Tapi... dari mana aku tahu soal itu?"
Di pantry, Nilam mencoba menenangkan diri. Tangannya sibuk membuat kopi dengan takaran 2:1 seperti yang ia sebutkan tadi. Dua sendok teh kopi hitam dan satu sendok teh gula. Aroma kopi mulai menyebar, tapi pikirannya tetap dipenuhi kebingungan.
"Kenapa aku tahu ini? Rasanya seperti pernah bikin kopi seperti ini sebelumnya... untuk dia," bisiknya, mencoba mengingat.