Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Amazing brie

Amazing brie

“Tapi, itu tadi sudah oke menurutku, Bang.” “Oke gimana, Sher? auranya terlalu gelap untuk foto komersil. Ngerti nggak sih?!” “Itu aku yang minta, Bang! sesuai dengan permintaanku!” Sherly mulai ngotot dengan pendapatnya. “ Foto-foto itu sesuai dengan gambaran yang aku inginkan untuk kafe ini, Bang! Itulah kenapa kafe ini bernama Bittercoffee. Kopi itu pahit, tapi orang masih saja suka karena di dalamnya ada kafein kuat yang bisa bikin orang lupa sama masalah tentang pahitnya kehidupan. Itu mauku, Bang! pesan itu yang ingin aku sampaikan!”
2.0K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Jangan Pegang, Coach

Jangan Pegang, Coach

Mey akhirnya keluar juga, masih pakai t-shirt longgar dan rambut berantakan. “Pagi,” suara Mey serak, lembut. “Pagi, sleepyhead,” jawab Rafael, nyodorin cangkir. “Flat white, tiga tetes madu. Kayak biasa.” Mey senyum kecil. “Kamu ingat.” “Gimana aku bisa lupa? Kamu bakal komplain seharian kalau takarannya beda.”
1013.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 286 kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

Rintihan Menggoda di Kamar Adikku

“Lho, kamu suka kopi emangnya? Ya, udah. Kamu mau juga? Pesan apa? Nih, ada kopi susu, kapucino, kopi matcha, kopi hitam arabika. Semuanya enak, kok.” “Mas, kamu mau apa?!” tanyaku agak sinis kepada Mas Refal. “Mau apa? Mau apa, apanya, sih?” Mas Refal bingung. Dia makin mendekat ke arahku. “Bunda lagi di kafe On The Spot. Nawarin kopi buat kamu. Ada kopi susu, kapucino, dan kawan-kawannya. Kamu pengen apa?!” Aku agak membentak. Tidak sabaran dan inginnya buru-buru memutuskan sambungan telepon.
1023.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 569 kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
MASTER ALKEMIS

MASTER ALKEMIS

Kemudian, lebih dari tiga puluh alkemis peserta naik ke arena dan berdiri di depan meja batu masing-masing. Mereka semua adalah tokoh yang layak disebut Master Alkemis. Kondisi mental mereka sangat baik. Bahkan menghadapi tatapan lebih dari seratus ribu orang pun ekspresi mereka tetap tenang. Selain itu, para Master Alkemis memang memiliki status sangat tinggi dalam kehidupan sehari-hari. Masing-masing memiliki kebanggaan sendiri dan tidak merasa lebih rendah dari alkemis lain.
9.960.6K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 1.6K kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Rahasia Kekayaan Sang Barista

Rahasia Kekayaan Sang Barista

Pertanyaan itu terus bergema di benaknya, menyisakan misteri yang belum terjawab. “Kopi?” tanya Clara, sambil menyodorkan espresso yang masih mengepul dalam cangkir kaleng berlapis enamel, sederhana namun estetis. Xander menerima cangkir itu tanpa banyak bicara. Ia menyesap espresso tersebut perlahan, merasakan aliran hangat kafein menyusuri tenggorokan, turun ke lambung, berusaha mengusir rasa pening yang tersisa. Pahitnya khas, menenangkan pikirannya yang masih diselimuti rasa penasaran.
1037.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 904 kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Sweet Coffee

Sweet Coffee

Mako mengangguk lalu kembali ke posisinya bekerja. Aroma khas kopi hitam memenuhi rongga hidungku, membuatku tertarik untuk mencicipinya. Menikmati kopi di pagi hari memang yang paling nikmat karena sejak dulu aku sudah menyukainya. Hingga sekarang sudah banyak aneka rasa dan jenis kopi yang kucicipi, beberapa kuhidangkan dalam menu kafe ini. “Carissa!” sebuah pekik dari seorang wanita membuatku seketika menoleh kearah pintu masuk.
2.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 110 kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Maaf, Om, Saya Masih Punya Suami!

Biru terus mengulum senyum begitu puas menjadi kaya hanya dengan memuaskan hasrat ranjang wanita tua kaya. "Pesan apa, Mas?" tanya pelayan kafe. "Kopi yang paling best seller dan paling mahal apa?" tanya Xabir jumawa. "Kalau di sini, Italian coffe harganya enam puluh lima ribu. Apa Bapak mau?"
1029.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 960 kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Milk and Coffee

Milk and Coffee

Ia ternganga tidak percaya dengan yang ia dengar. ~Milk and Coffee~
104.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 160 kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Kualihkan Harta Saat Suamiku Tak Setia

Ucapku lirih. “Cafe Mafaza menyediakan berbagai menu. Menu andalan aneka macam kopi. robusta, torabika, cappuchino, americano. Promo beli 2 cup gratis 1. Ada banyak snack juga. French fries, roti bakar, pohong keju juga ada. Ada lalapan ayam krispi dan ayam bakar. Silahkan. Gak nyesel deh.”
1070.8K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 2.8K kali sebagai master coffee
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
123
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status