Filter By
Updating status
AllOngoingCompleted
Sort By
AllPopularRecommendationRatesUpdated
KINASIH

KINASIH

Matanya disuguh dengan warna hijau yang membentang luas, udara di sana juga terasa segar, sangat berbeda dengan kota yang mereka tinggali. "Kamu suka, As?" tanya Bayu, sesaat setelah mereka duduk berdua. Sementara beberapa wanita dengan caping lebar dan keranjang besar di punggungnya, beriringan dan mulai beraktivitas di tengah hamparan hijau di sana. Bayu memalingkan wajah dari para pemetik teh, kembali menatap Asih yang terdiam dengan tatapan kosong.
1.5K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 41 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
AMORAGA

AMORAGA

"Yaudah, gue aja yang nyapu. Lo balik aja ke kelas! Kalo lo di sini, bawaannya gue emosi mulu." Amora mengambil sapu yang ada di sebelah Raga, berniat mengembalikannya ke dekat tangga. Namun, Raga menarik lengan Amora, membuat gadis itu menghentikan aksinya. Jarak mereka begitu dekat. Amora bahkan bisa mendengar suara embusan napas cowok itu. Meskipun wajah Raga pucat dan sudut bibirnya luka akibat kejadian kemarin, cowok itu masih terlihat tampan. Alis tebal, rambut kecokelatan, dan bola mata berwarna hijau. Astaga! Bahkan gue baru tahu kalo bola mata dia warna hijau. Asli bule inimah. "Gak usah. Lo di sini aja. Gue yang akan kerjain."
109.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 219 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
KURENSIA

KURENSIA

Agarish duduk di kursi dekat dengan ranjang Aira. “Sedikit membaik.” jawab Aira Agarish menatap kamar Aira. Kamar yang terlihat sederhana namun sangat elegan dengan cat yang berwarna hijau dan putih. Kamar Aira rapi, bahkan sangat rapi hanya daerah ranjang yang terlihat berantakan. Kamar Aira juga wangi. Sangat nyaman berada di kamar Aira meskipun baru sebentar.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 64 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
KEKASIHKU SUPERSTAR

KEKASIHKU SUPERSTAR

“Aku akan segera kembali.” Luna menghambur ke kamar mandi sebelum Sean menyuruhnya berganti di depannya. Begitu dia keluar, Sean yang menunggu di depan kamar mandi langsung menelan salivanya sendiri saat melihat tubuh Luna yang putih bersih tanpa cacat sedikitpun hanya terbalut bikini berwarna hijau fuji yang membuatnya tampak sangat seksi. Sean mematung di tempatnya dan dia tanpa kedip melihat Luna, bersamaan itu sesuatu langsung mengeras di dalam celananya.
105.7K viewsOngoingIdinagdag sa Library 147 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
De Javu : Change and Save the World

De Javu : Change and Save the World

Ia bernama Eki. Eki Kiseki , salah satu teman Azumi sekaligus seorang kakak. Selain memiliki kamampuan Dejavu ia jago dalam bertarung. Lelaki tampan , berkulit putih , gagah , bermata orange , pintar , kuat , tak tertandingi memiliki mindset , "Bertarung untuk mendapatkan keadilan alias Fight for Justice". Ia berumur 19 tahun mengambil jurusan knight.
2.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
De Crepusculum

De Crepusculum

Lelaki yang berdiri tenang di hadapannya kini berkulit amat putih meski tak seputih dirinya, tapi warna kulit lelaki ini terlalu mencolok jika disandingkan dengan warga negara ini. "Ya." Kanzo mengangguk. "Ibuku orang Hiroshima. Dan bagaimana denganmu? It is clear that you are not native to this area," tebak Kanzo, "Kulitmu terlalu mencolok dan... matamu biru? Entah kenapa terlihat seperti ungu di penglihatanku," celoteh Kanzo. Ia terkekeh sembari mengelus seekor merpati putih yang sedari tadi memang ada di pelukannya. Tatapan matanya tak lepas dari Atha yang tampak begitu bersinar di bawah cahaya matahari senja.
102.5K viewsOngoingIdinagdag sa Library 99 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
KAMASEAN

KAMASEAN

Battrice masih melirik Frans yang tampak membuang tatapan ke balik jendela. Raut wajah lelaki itu masih kusut. Battrice dapat menerka, Frans pasti tengah memikirkan Sean. Battrice pun tersenyum, setelah bertahun-tahun mencoba merebut hati Frans dan selalu terhalang oleh perempuan bernama Kamasean itu, kini Battrice justru muncul sebagai pemenang mutlak.
102.1K viewsOngoingIdinagdag sa Library 78 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
Giok Langit

Giok Langit

Yang lebih mengerikan bagi Long Wei bukanlah pelecehan Xu Qinghe, tapi adalah sesuatu yang jatuh dari punggung gadis itu. Sebuah cincin hijau terang yang tampak cemerlang, tentu itu terbuat dari giok. “Giok Langit!” seru Long Wei, Xu Liangchen dan keempat Raja Singa. Kiranya ketika Xu Liangchen menarik kerah belakang jubah Xu Qinghe tadi, dia dengan lihai juga memasukkan Giok Langit bentuk cincin ke dalamnya. Namun, tatapan para Raja Singa memang tajam sehingga menyadari hal tersebut.
103.0K viewsOngoingIdinagdag sa Library 66 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
Yang Terpilih

Yang Terpilih

“Besok kita ke klinik. Aduh, saya nggak sabar pingin tahu kepastiannya Ros!” “Iya, Mbak, aku juga,” sambung Rosa sambil menatap berbinar pada Giselle. Bayangan sisa seratus juta yang dijanjikan padanya semakin terlihat nyata di depan mata. z Angin berembus dingin. Ini musim Haru, musim semi di Koganei. Aiko memutuskan berjalan-jalan di Koganei Park ini, menikmati segarnya alam Edogawa, menghilangkan sekelumit keresahan yang menyelimuti hatinya.
104.8K viewsOngoingIdinagdag sa Library 186 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
Sasakala

Sasakala

Bab 13 Kututup mata untuk melihat air yang berada diujung sana Terasa bening namun jika disentuh akan berwarna biru Lalu kubuka kembali nyatanya hidup Didepanku, sebuah telaga hijau yang tak pernah disentuh Dikelilingi orang – orang yang seolah marah Dan aku tak tahu alasannya Kubiarkan itu berlalu dan kembali, sebuah telapak tangan yang masih terbuka
9.82.9K viewsKumpletoIdinagdag sa Library 104 Beses bilang green kiseki
Read
+Library
PREV
12
I-scan ang code para mabasa sa App
DMCA.com Protection Status