Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Mata Elang

Mata Elang

jawab Abang pengepul. “Masalah harga bagaimana, Bang?” tanya Anthony menyelidik. “Gampanglah!! Aku pasti kasih selisih untuk itu. Sudah dulu ya, ini lagi di jalan,” ucap Abang pengepul. “Siap Bang, makasih ya,” kata Anthony sebagai penutup pembicaraan mereka di telepon. Anthony segera mencari lebih dalam tentang bank sampah, dia browsing menggunakan ponsel. Namun, belum banyak informasi yang dia dapat, Bondan mengirimi pesan.
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 328 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
RUSAK

RUSAK

Sarah sebenarnya lelah, namun Sarah tidak mampu berhenti. Sarah menuju sebuah bangku panjang di tempat itu, bangku yang biasa dipakainya berjemur. Sarah membaringkan tubuhnya di sana sambil melipat tangannya di atas perut. Langit masih menjadi satu-satunya hal yang dia lihat saat ini. Tiba-tiba seekor burung gereja hinggap di bangku sebelahnya. Ya, di sana ada dua bangku. Bangku milik Nindi berada persis di sebelahnya.
2.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 74 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Catatan Si Boi

Catatan Si Boi

tanya Detektif Parkin. Mendengar pernyataan itu Galang lalu memperhatikan taman dengan lebih teliti. Akhirnya setelah beberapa lama menatap dia menemukan kejanggalannya. "Ada beberapa pohon yang ditanam pada gundukan tanah yang lebih tinggi dari yang lain. Panjang gundukan itu setengah dari lebar taman ini. Artinya kurang lebih dua meter." jawab Galang. "Tepat. Gundukan sepanjang dua meter, biasanya gundukan itu adalah kuburan manusia." kata Detektif Parkin lagi.
9.916.5K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 510 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Tangisku

Tangisku

"Enggak kok tadi mau bangun terus jatuh" Cindi selalu beralasan karena dia malu setelah dia patah hati tetapi mimpi seperti iru. “Apa kamu merasakannya? Sesuatu yang bergetar di hatimu, terasa seperti saat kamu menggigil karena dingin. Atau bahkan, terasa seperti kamu sedang merasakan kegugupan yang memuncak?”
2.6K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 99 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Janda Muda

Janda Muda

Sahut Bu Ambar "Bisa jadii.. Atau malah....." Kata Bu Cindi mengantungkan kata-kata yang akan di ucapkan "Apa sih? Dari tadi di potong-potong mulu kalau cerita" kesal Bu Ami. "Hehehe.. Jangan-jangan di Bogor, Pak Aryo kerjanya gak Halal lagi. Mangkanya keluarganya jadi berantakan." Tebak Bu Cindi
108.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 193 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Ganteng-Ganteng Duda

Ganteng-Ganteng Duda

Menemui wanita itu yang turun dari mobil sembari memaki-maki seorang lelaki yang tengah duduk di atas motor. "Sialan ya kamu Aldo! Ngomongnya lagi nganter Mama tapi nyatanya kamu lagi bawa lonte?! Kamu selingkuh, Do? Bangsat!"
808 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 23 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Dokter Sakti Penguasa Dunia

Dokter Sakti Penguasa Dunia

"Seratus Ribu Pegunungan Besar?" Ewan agak bingung. Dia belum pernah mendengarnya sebelumnya. Apa benar ada seratus ribu gunung? Nazar menjelaskan, "Yang disebut Seratus Ribu Pegunungan Besar itu sebenarnya hanya sebutan untuk sekelompok pegunungan, sama seperti Lima Puncak. Ada yang namanya Gunung Kuning, ada yang namanya Gunung Angkara."
9.61.2M DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 24.6K kali sebagai gundukan
Tampilkan Ulasan (93)
Baca
+Pustaka
Adelia
Sebelumnya maaf mengotori tempat komentarnya kak, aku ijin promosi cerita aku, aku harap kakak dapat membaca cerita aku dan memberikan nilai kepada cerita aku terimakasih kak Untuk judul ceritanya Amnesti Sang Eksekutor Aku hanya ingin satu malam pelarian untuk melupakan pengkhianatan mantan kekasih
Mrs.B
Maaf thor, izin promosiin novel teman ya. judulnya "DI ANTARA SUAMIKU DAN SAHABATNYA: RAHASIA DI BALIK KEHAMILANKU." Premis: Seorang istri yang terjebak di antara suami dan sahabat suaminya harus menyimpan rahasia kehamilan yang bisa menghancurkan pernikahan sekaligus persahabatan mereka.
Baca Semua Ulasan
Berondong Buleku

Berondong Buleku

perintah Andin membuat Luna berjalan tergesa mengikuti langkah kakinya. Sementara itu, di pantai mereka duduk-duduk di tepian dengan berbagai makanan yang ada, keadaan yang minim cahaya membuat Richo asal mengambil salah satu makanan dan tak lama ia terbatuk sambil terus menggaruk wajah dan tangannya yang tiba-tiba terasa gatal. "Cho, lo kenapa? Muka lo bengkak?!" tanya Revan saat memperhatikan temannya yang sibuk menggaruk.
102.5K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 54 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
KUBUAT MADUKU GENDUT

KUBUAT MADUKU GENDUT

Mata jiga agak dilebarkan agar dia dapat menangkap bahwa ucapan ini tak main-main. "I, iya, Bu gak akan. Saya udah tobat. Kata pak Ustaz di tivi kalau suka gibah itu entar lidahnya dipotong di neraka!" jawb bi Eti sambil menunjuk ke arah bibirnya. "Nah, bagus kalau bibi ngerti. Ayo cepet beli HPnya. Yang biasa aja, tapi andorid, ya. Tanya aja sama kang jualnya!"
1010.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 320 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
SUNAN ZUNUNGGA

SUNAN ZUNUNGGA

“Kau kira kami kompas? Di mana letak barat itu?!” Sunan Zunungga menghela nafasnya. Ternyata berbicara dengan seekor elang harus juga sangat sabar! “Jika menurut peta, ada sebuah air terjun besar bernama Pangkung di sebelah barat Ranting Sembah, kau tahu kan tempatnya Igel?” “Tentu saja aku tahu, karena aku hidup di sini, coba dari tadi kau bilang bocah Nanzu.”
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 184 kali sebagai gundukan
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
5678910
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status