Tolong, Aku Seorang Ibu Menyusui
Lalu, adegan terakhir, dia menggesek kartu kamar, menarik si wanita masuk ke dalam.
Waktu, tempat, wajah mereka semua jelas.
Bahkan rekaman audionya utuh, terdengar jelas kata-kata dari mulutnya sendiri.
“Tunggu aku beresin urusan di rumah, nanti kita lihat-lihat rumah bareng.”
Warna di wajah Yuda perlahan memudar, pucat seperti kertas.
“Dari mana kamu dapat ini? Kamu, kamu memata-mataiku?” Suaranya bergetar.