KEMBALINYA SANG RATU
Saat mereka menyiapkan kamera, burung itu kembali muncul, seolah-olah memberikan restu.
“Lihat, Jun,” bisik Sinta. “Parakohau tahu apa yang kita lakukan. Saya khawatir, burung itu mampu membaca hati manusia, jangan sampai ia adalah lambang cinta.”
Jun mengarahkan kameranya, menangkap gambar burung itu yang terbang melintasi latar belakang hutan yang hijau. “Ini akan menjadi gambar utama kita, Sinta. Ini adalah pesan kita untuk dunia.” Saat burung itu, terbang, seekor lagi mengikut, “Mungkin itu adalah kekasihnya.” Jun-ho hanya tersenyum, merasakah rasa yang belum pernah ia rasakan sebelumnya dan Sinta hadir sebagai aspek penting untuk menumbuhkan rasa itu.