Pesona Istri Yang Kuabaikan
"Sabar ya, Sayang. Tidak selamanya hari akan gelap, tidak selamanya badai akan selalu datang. Kamu hanya butuh bersabar. Buat dirimu bahagia, jangan berharap kebahagiaan dari orang lain. Lakukan segala sesuatu tanpa pamrih dan mengharap balasan dari manusia. Ikhlas karena Allah, hingga suatu saat manusia akan menganggapmu begitu berharga."
Malam itu aku sangat bahagia, bertemu dan bersama Bunda. Menikmati sentuhan dan juga nasehat-nasehat bijak yang keluar dari lisannya. Aku bahagia meskipun saat aku terbangun, aku ada di atas ranjang rumah sakit dengan sebuah jarum infus tertancap di tangan.