Benih Terlarang Bos Brondongku
Hujan masih turun, tapi aku memilih berjalan keluar dari pos, dan berdiri di luar, dekat dengan tetesan air kanopi, dan membiarkan gemercik air menetes, menggantikan panas di wajahku.
Detik berikutnya, aku merasakan ada yang mengalir, di wajah. Entah itu air hujan atau air mata, tapi sesuatu terasa mengalir.
Hujan akhirnya mereda perlahan, meninggalkan aroma tanah basah dan embun tipis yang menempel di udara. Langit mulai cerah di ufuk barat, dan genangan air di jalanan memantulkan cahaya samar sore.
Bab Populer