Pejuang LDR
“Kehebatan kamu adalah diri kamu sendiri. Kamu sudah begitu sempurna dengan menjadi diri kamu. Denise yang ceria, penuh kasih sayang, kehangatan, dan cinta untuk orang-orang disekitarnya. Kamu adalah bentuk nyata dari arti hebat yang sesungguhnya. Ditambah akan jadi Ibu dari anak-anakku, hebatnya berkali-kali lipat.”
Dissa memukul lengan suaminya pelan. Wajahnya jadi semerah tomat jika dipuji-puji seperti itu. Daniel yang gemas dengan istrinya langsung memeluk wanitanya itu. Ia mencium puncak kepala Dissa, lalu berkata,
“Terima kasih sudah lahir ke dunia. Terima kasih karena memilih aku di antara ribuan kesempurnaan di bumi ini. Aku mencintai kamu, Dissa.”
Bab Populer