I Hate You, I Love You
“Pink, kamu masih seperti dulu. Cantik dan angkuh, aku suka gayamu."
"Dan kamu masih sama seperti dulu, playboy yang suka mempermainkan wanita."
"Duduklah dulu nanti kamu capek loh."
Walau kesal Pinkan akhirnya ikut duduk di depan kursi Yudi. “Cepet mau ngomong apa!”
“I miss you, Pink.”
Pinkan mendengus mendengar perkataan Yudi. Ia sudah muak dengan kelakuan laki - laki yang telah menghancurkan hidupnya.