Lelaki Penakluk Nona Muda
Berusaha mengusir kecewa yang menyapa hatinya, karena perkataan sang mama.
“Enggak, Ma. Sampai kapan pun, aku tidak akan pernah melupakan Amisha. Dia satu-satunya wanita yang aku cinta hingga detik ini.”
Namanya juga cinta. Bukan hal yang mudah untuk menghapus ingatan tentang orang yang dicintai. Bahkan, ketika menjadi seseorang yang tersakiti pun, tetap saja tak mampu melupakan sosoknya, apalagi tanpa ada kesalahan sedikit pun. Mungkinkah ia bisa melupakan Amisha dengan begitu mudah, jika hanya kenangan indah yang dimilikinya bersama Amisha?
Bab Populer