Pilihan Hati Ayuna
"Apa kamu masih mencintai Ayuna?"
Lagi, pertanyaan Yunita menyentak hati Raga.
"Mama bisa melihat tatapan kamu pada Ayuna masih sama seperti dulu," sambung Yunita dengan menatap nanar sang putra. "Lupakan dia, Nak. Mama tahu sangat sulit untuk melupakan orang yang sangat berharga dalam hidup kita. Tapi kamu harus ingat, sekarang Ayuna sudah menjadi milik pria lain dan pernikahan mereka sangat sempurna. Tidak ada celah bagimu untuk bisa kembali bersama dengan dia." Air mata Yunita menitik, menyaksikan sang putra yang mengusap wajah berkali-kali. Raga tidak bisa membohonginya. Serapat apa pun sang putra menutupi perasaan, tetap tidak bisa mengelabui hati seorang ibu.
Bab Populer