Titip
Meski dari samping, rasanya aku familiar dengan wajah itu, sehingga aku menajamkan mata untuk melihat sekali lagi.
Aku memejamkam beberapa saat, me-recall memori. Lalu, seketika teringat pemilik wajah berhidung bangir itu. Mbak Indira. PNS baru di bangsal Bang Idam bekerja, seorang gadis keturunan jawa.
Ketika itu yang kuingat, Mbak Indira intensif mendekati Bang Idam untuk bertanya banyak hal. Tentang pelayanan, administrasi, dan macam-macam keseharian rutinitas di ruang dia ditempatkan.
Hot Chapters