Dia, Adnan.
Melukis adalah dunianya, yang benar-benar mengerti perasaan dan imajinasi dari seorang Adnan, ya walaupun sejauh mereka menikah, tidak pernah ada yang menjelaskan secara harfiah kepada Fathia lukisan-lukisan yang suaminya itu lukis.
Adnan memang selalu ingin menjelaskan apa maksud lukisan yang dilukisnya, tetapi terkadang kalimat yang diucapkan pria itu malah terdengar tidak beraturan, tidak terlalu bisa dimengerti atau agak keliru dengan maksud sebenarnya yang pria itu ingin sampaikan.
"Oh iya, setelah melahirkan nanti, mau langsung ambil baby sitter atau nanti Ibu atau mamahmu yang nginep buat bantuin kamu ngurus bayi di bulan-bulan awal?"
Hot Chapters