Istri yang Tak Sempurna
"Sudah waktunya kamu beristirahat. Mau tidur? Atau kamu ingin jalan-jalan, Ai? Tempat ini sangat bagus. Mau kubawa terbang? Kamu bisa melihat beberapa pemandangan yang sangat indah saat berkeliling terbang di langit. Tapi, oh ya, minumlah airmu dulu! Itu lebih baik daripada makanan yang ada di hadapanmu.”
"Tapi aku belum memakannya." Aida yang penasaran pun mencobanya.
"Rasanya ya seblak. Sama kaya seblak langgananku."
"Sudah, Ai, jangan dimakan lagi! Minum saja airnya!"
Aida menurut. Tanpa dia menggunakan logikanya, dia pun meminum air itu.
"Mas, ini air apa? Kenapa rasanya manis? Cuma, ini air putih, Mas. Kok manis?"
Bab Populer