Istri Yang Kau Sia-siakan Ternyata Wanita Terhormat
Tedy ingin berhenti memikirkan hal itu, tapi nama Lia kembali bergaung di kepalanya.
Angkot berhenti di pinggir jalan, membuat Tedy sedikit tersadar dari lamunannya, ia segera bangkit dari tempat duduknya dan segera merogoh kantong celana, mengeluarkan uang pas, lalu menyerahkannya kepada sopir. Setelah itu, tanpa banyak bicara, ia turun. Hujan masih mengguyur deras, tak memberi ampun bagi siapa pun yang berada di luar tanpa payung.