Pustaka
Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
TERJEBAK POLIGAMI BERSAMA SAHABAT SENDIRI

TERJEBAK POLIGAMI BERSAMA SAHABAT SENDIRI

Aku sampai terharu, dan meneteskan airmata. "Loh, Tik, kamu kenapa?" tanya Mas Ifan. "Apa Ibu mengatakan sesuatu padamu?" "Nggak, Mas." kataku sambil mengusap air mataku. "Terus, kenapa kamu menangis?" tanya Mas Ifan sambil memelukku. "Aku hanya kecapean, Mas’" "Ya, sudah. Kamu makan dulu ya, habis makan kamu istirahat."
102.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 55 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Mendadak Dinikahi Om-Om

Mendadak Dinikahi Om-Om

Hiks Isakan tangis terdengar membuat tubuh Bastian mematung dibuatnya, tanpa permisi ia pun menarik pundak Alettha hingga perempuan itu menghadap ke arahnya. "Ta. Kamu kenapa nangis? Hah!" Ditariknya punggung yang lebih kecil darinya, membawa perempuan itu dalam pelukannya. "stt, jangan nangis lagi, ada aku di sini, Ta." Bugh ... bugh ... bugh
105.4K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 166 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Suamiku Duda Bisu

Suamiku Duda Bisu

Isak itu akhirnya keluar dari dadanya. Kairan menangis. Ia sudah di batas kesabarannya. BERSAMBUNG ***
103.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Bolehkah Aku Menangis

Bolehkah Aku Menangis

Tampak ia sesak dari suaranya. "Aku baru tahu bahwa hidup Nona begitu tragis," ucapan dari mulutku setengah berbisik. Maya menitikkan air mata, dia buru-buru mengusapnya. "Sudah, Kak. Jangan menangis," bujukku sembari menyentuh bahunya seperti kemarin dia menenangku.
3.2K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 123 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

Takdir Cinta Sang Anak Koruptor

Kemudian tangis itu mengudara. "Kamu... kamu yang sabar ya, Win. Yang sabar," isak Tante Elis pilu. Tante Elis tidak berusaha menyembunyikan kesedihannya. Sementara Winena, air matanya seolah menguap dan mendadak kering. Rasa sakit itu menggerogoti dari dalam, betapa pun sakitnya, Winena tidak bisa menangis. ***
108.2K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 230 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Dinikahi Duda Cinta Pertamaku

Dinikahi Duda Cinta Pertamaku

tanya Alaric panik saat Isadora malah kian tergugu dalam tangisnya. "A-aku sudah membuatmu sakit, Al. M-maafkan aku. T-tapi ... sungguh aku hanya bercanda tadi," sesal Isadora sembari tergugu. Hidung mancungnya sudah berubah jadi merah karena terus menangis.
6.0K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 120 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Godaan Mantan Istri

Godaan Mantan Istri

Dia kembali duduk dengan emosi yang mulai menguasai dirinya. “Kamu tenang dulu. Aku menangis bukan karena Noah yang memperlakukanku tidak baik. Kamu tenang saja, dia memperlakukanku dengan baik. Sangat-sangat baik dan sangat sangat menyayangiku,” jelas Anika. “Kamu yakin?” tanya Ivana dan mendapat gumaman dari arah Anika sebagai jawaban. “Terus, Kenapa kamu menangis? Ada yang membuatmu sedih?”
106.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 173 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Seumur Hidup Itu Lama Lebih Baik Menjanda

Tangisannya adalah sebuah penyesalan kolektif atas semua kesalahan dan penderitaan yang ia izinkan terjadi di masa lalu. Tangisan itu pahit, deras, dan panjang. Kadang-kadang tangisan itu dimulai dengan isakan pelan yang berubah menjadi ratapan tanpa suara, hanya getaran di bahu dan sesak di dada yang seolah-olah ingin meledak. Ia memeluk lututnya, menenggelamkan wajahnya di antara lengan, membiarkan semua racun emosi keluar. Rasa jijik pada Tama, rasa dikhianati yang akut, dan yang paling sulit, rasa tidak berharga—semua perasaan yang ia tekan selama berbulan-bulan di depan Karina dan Galih kini tumpah ruah. Ia membiarkan tubuhnya bergetar dan gemetar, merasakan sensasi fisik trauma yang te
101.9K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Belenggu Asmara Tukang Kebun

Belenggu Asmara Tukang Kebun

Tangisan itu seperti kesedihan yang mengapung di udara, menyelusup ke beberapa pasang telinga, lalu merembes ke bagian terdalam sesuatu yang disebut sanubari. Tangis yang kadang terisak panjang itu bagai mimpi buruk yang menggerayangi syaraf dan minta diperhatikan. Rintihannya melukiskan irisan rasa sakit tak terperi.
109.1K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 218 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Gelora Hasrat Pewaris Takhta Dhirendra

Gelora Hasrat Pewaris Takhta Dhirendra

alibi Isla Kavian menarik napas pelan, matanya lembut tapi masih menyimpan ketegasan. “Tidak ada yang salah dengan menangis, Isla. Saya tidak akan menganggapmu lemah hanya karena menangis. Menangis bukan tanda kelemahan tapi tanda manusiawi.” “J-jangan… jangan bilang begitu, Kak” gumamnya, suaranya bergetar menahan air mata yang jelas sudah tumpah
104.8K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 185 kali sebagai isakan tangis
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1
...
34567
...
10
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status