MELAHIRKAN LEWAT MULUT
"Ya Allah, Ya Rabb. Jika sekiranya langkah hamba ini membawa pada kebajikan, maka permudahlah Ya Rabb. Namun jika sekiranya tidak, maka tunjukkanlah jalan mana yang harus hamba pilih. Hamba berserah sepenuhnya pada KeMaha Besaran- Mu, Ya Rabb. Bimbinglah hamba agar bisa meraih ridho- Mu."
Gus Amar mengusap kedua telapak tangannya ke wajah, lalu bangkit berdiri dan berjalan keluar rumah.
"Bismillahirrahmanirrahim."
Tasbih berputar seiring langkah kaki Gus Amar, tak membawa bekal apapun bahkan jalan yang ia lalui pun hanyalah berbekal nalurinya saja. Di bawah sinar rembulan pucat di atas sana jalan setapak di depannya masih tampak jelas.
Hot Chapters