Filter dengan
Status pembaruan
SemuaSedang berlangsungSelesai
Sortir dengan
SemuaPopulerRekomendasiRatingDiperbarui
Gelang Langit

Gelang Langit

ringan. Di ujung balai, sekelompok anak muda menari dengan iringan kendang dan suling. Gerakan mereka menggambarkan mitos matahari dan hujan, tentang pertarungan langit dan bumi yang berdamai di tengah ladang. Ayu menonton sambil bersandar di bahu Rakasura. “Kau tahu? Dunia ini... masih bisa indah.” Rakasura menjawab tanpa menoleh. “Dan keindahan ini harus dijaga.”
1.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 46 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Altair dan Sepasang Matahari

Altair dan Sepasang Matahari

Jiwanya terbang mengembara dan menyentuh impian lamanya. Ruangan itu persis seperti planetorium dengan bintang-bintang yang bertaburan di langit-langitnya yang gelap. Dengan langkah pelan ia mengamati apa saja yang terpampang di dinding ruangan itu mulai dari lukisan planet Saturnus dengan enam cincin besarnya yang memukau, komet, hujan meteor, hingga... sebuah lukisan matahari yang dua kali ukurannya dari lukisan-lukisan lainnya dan terbingkai kuning keemasan. Lama ia berhenti di sana dan menatapnya. Subhanalloh, bibirnya mengucapkan keterkaguman yang luar biasa. Lukisan itu begitu hidup. Detil-detilnya begitu jelas. Prominensa, spikula, fakula, dan loop gasnya begitu menawan. Ia terkesima.
102.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 67 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
The Twins

The Twins

Hari itu dia memiliki pekerjaan untuk menjaga Elang, dia mendapatkan bayaran dari Bela jadi dia tidak menolaknya. Elang ada di ruang TV saat itu, bermandikan matahari sembari melihat siaran berita. Beberapa camilan sehat tersedia di atas meja. Dia tidak menyadari saat Tio datang atau saat Bela keluar dari dalam kamarnya. Satu-satunya hal yang menarik perhatiannya adalah suara Tio yang sangat serak seperti pecandu rokok berat, lalu suara Bela yang melengking dan sangat kontras dengan suara Tio.
105.4K DibacaTertahanDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 135 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Elang, si Dewa Medis

Elang, si Dewa Medis

Yandra jelas bisa merasakan kekecewaan tuannya tetapi dia tidak bisa menghiburnya karena tak menemukan sesuatu yang jelas bisa menghiburnya. Di saat yang bersamaan, Elang terlihat sedang memejamkan mata itu menggigit bibir bawahnya. Pria itu ternyata tidak benar-benar tertidur. Dia hanya memejamkan mata tanpa benar-benar terlelap. Setelah mendengarkan seluruh percakapan di antara kedua orang itu, Elang merasakan sebuah perasaan yang tidak enak sedang bertumpu di dadanya.
108.3K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 181 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Mati Kembar

Mati Kembar

Entah, aku saat ini tidak ingin bertanya ada hal apa yang sedang menimpanya karena yang kutahu ia kelelahan dari pekerjaannya. Beberapa jam berlalu saat aku menutup mata hingga aku terbangun karena merasakan kekeringan yang mendera di tenggorokan. Dalam ruangan dengan cahaya kecil, aku melangkah pelan bermaksud ingin minum segelas air putih.
105.9K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 141 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Mata Ketiga

Mata Ketiga

tutur halus sang ibu. Lydia terlihat masih sibuk dengan barang bawaannya. Terlihat satu tas ransel cukup besar serta sebuah travel bag warna merah siap dibawanya. Ibunya yang sedari tadi memperhatikan Lydia senyum-senyum sendiri. Dia berharap masa depan anak gadisnya itu lebih cerah saat pindah ke Jawa. Khususnya keistimewaan dari Lydia yang memiliki ‘Mata Ketiga’ karena dapat melihat penampakan makhluk halus, semoga tidak menghalanginya meraih cita-cita di kemudian hari.
2.4K DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 58 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Gairah Bad Boy Salah Sasaran

Spontan Nindya memukul lengan Elang, "Kamu seneng ya bikin orang panik?" "Aku tau kamu gelisah. Maaf jika bercandanya keterlaluan. Jangan dibawa serius, Manisku!" Elang mengecup bibir Nindya sekilas sebelum melanjutkan ucapannya, "Tidurlah, aku akan mengerjakan tugasku!" Elang kembali duduk di ruang tamu dan mengeluarkan kertas penuh coretan tangannya. Mulai membuat laporan yang diperlukan untuk bimbingan di hari Sabtu.
1011.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 354 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Mayat Berkepala Terbalik

Mayat Berkepala Terbalik

Hendak mengganggunya bekerja. Satu, dua, tiga, Elang membalikkan tubuhnya dengan cepat dan siap untuk melemparkan benda yang ada di dalam genggaman tangannya. "Wait! Wait! Ini aku, Darmadi. Atasanmu, Lang. Jangan main lempar barang seenaknya ke wajahku!" Seorang pria tambun memekik keras saat melihat reaksi Elang yang begitu agresif ingin mencelakainya.
958 DibacaOngoingDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 21 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Suamiku Bocil Tajir

Suamiku Bocil Tajir

Mereka menari-nari penuh gairah di mata Atika, membuatnya mual namun sayang tidak ada yang bisa Atika muntahkan. "Jangan bekerja terlalu keras. Kamu hanya perlu datang ke kantor, menandatangani beberapa berkas lalu pulang," kata Elang yang baru saja memasuki kamar dan mengganti kaus polonya dengan pakaian tidur. "Aku tidak ingin kamu kelelahan dan membuat Baby Ael ikut lelah." Elang merebahkan diri di samping Atika, menyingkirkan berkas dari pangkuan istrinya lalu memeluk Atika erat.
108.7K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 192 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Elang (Pembalasan Sang Putra Terbuang)

Otak Julian yang manja tidak dirancang untuk menahan siksaan fisik. Elang melempar sisa botol air dan roti itu ke dalam sel. Julian langsung menerkamnya seperti anjing liar, makan dengan rakus dan tersedak-sedak. "Makanlah perlahan!" ucap Elang. "Besok menunya lebih keras." Pusat Komando Cyber Phoenix Kailan duduk di depan deretan monitornya. Jari-jarinya menari cepat di atas keyboard. Elang berdiri di belakangnya, mengawasi layar yang menampilkan grafik bursa saham.
101.1K DibacaTamatDitambahkan ke Perpustakaan sebanyak 30 kali sebagai jam kerja mata elang
Baca
+Pustaka
Sebelumnya
1234567
Pindai kode untuk membaca di Aplikasi
DMCA.com Protection Status