Biarlah Kau Jadi Kakak Ipar Selamanya
Namun setelah aku mati, barulah aku tahu, ternyata semua amnesia yang disebut-sebut sang janda itu hanyalah pura-pura.
Arwahku melayang-layang di udara, melihatnya berdiri di hadapan jasadku tanpa rasa bersalah.
Dia berkata, “Kamu jangan salahkan aku ya. Yudha sudah mati, aku dan anakku sendirian, tentu harus ada seseorang yang menjaga kami.”
“Salah kamu sendiri tidak bisa mempertahankan dia.”
“Kamu mati juga bagus, cepatlah bereinkarnasi memulai hidup baru, jangan selalu merebut lelaki denganku!”