CEO Galak, Cintai Aku!
Senyum Mentari mengembang dan dia memejamkan kedua matanya.
Ah... ternyata rasanya seperti ini, ketika cintanya terbalaskan.
“Kamu liat aja, saya pasti akan meluluhkan hati kakak kamu yang setinggi gunung es itu,” janji Senja. Dia mencium pipi Mentari, kemudian menatap matanya. Seakan ada yang dikomunikasikan oleh mata mereka, kini Senja mendekatkan bibirnya ke bibir Mentari. Dia menciumnya dengan sangat lembut, walau memang ada sedikit permainan bibir di sana. Senja tidak ingin Mentari merasa takut dengan ciumannya, jika dia memaksakan diri untuk mencium bibir kekasihnya itu dengan cukup panas. Seperti yang terjadi di teras rumah Jingga. Senja ingin Mentari tahu melalui ciuman ini bahwa dia
Bab Populer